Suara.com - Developer Forza Horizon 5 menjelaskan bahwa game balap mereka akan tersedia untuk semua kalangan. Mereka menghadirkan fitur yang menampilkan bahasa isyarat untuk membantu gamer disabilitas.
Fitur ini diharapkan dapat membantu gamer tunarungu dalam menikmati game Forza Horizon 5. Mike Brown, Direktur Kreatif Playground Games menjelaskan bahwa mereka sangat berkomitmen terhadap keberagaman.
Beberapa fitur yang disediakan termasuk modifikasi kecepatan permainan, Colour Blindness Mode, opsi subtitle, dan opsi text-to-speech untuk obrolan suara.
"Kami ingin semua orang di dunia dapat merasakan game kami. Dengan perkiraan lebih dari 400 juta gamer disabilitas di seluruh dunia, sangat penting bagi semua pemain untuk dapat mengatur game mereka dengan cara yang paling sesuai," kata Brown dikutip dari Euro Gamer.
Dukungan bahasa isyarat yang ditampilkan di bagian bawah layar diharapkan dapat membantu gamer tunarungu saat mencoba Forza Horizon 5. Fitur anyar bakal diberikan sebagai bagian dari update terbaru.
Dukungan bahasa isyarat (baik Inggris maupun Amerika) akan ditambahkan dalam update, sesaat setelah peluncuran.
Game balap ini sudah tersedia pada 9 November 2021 di beberapa platform termasuk Xbox Series X/S, Xbox One, PC, dan Xbox Game Pass.
Forza Horizon 5 bakal meningkatkan grafis dengan teknologi ray tracing yang ditambahkan ke mobil, tampilan HDR, 4K 30 FPS pada Xbox Series X, 1080p 30 FPS pada Series S, dan mode kinerja 60 FPS opsional.
Menawarkan grafis ciamik, tak heran Forza Horizon 5 pernah menyabet E3 2021 Award sebagai Most Anticipated Game pada Juni lalu. Developer menyediakan beberapa lintasan dengan karakter unik masing-masing.
Baca Juga: Google: Orang Indonesia Makin Banyak Main Game di Ponsel Selama Pandemi
Beberapa tempat yang ditawarkan termasuk Canyon, Tropical Coast, Farmland, Arid Hills, Jungle, Living Desert, Rocky Coast, Sand Desert, Swamp, Urban City of Guanajuato, dan Volcano. Game juga bakal beradaptasi dengan perubahan kondisi cuaca berdasarkan sistem AI atau kecerdasan buatan.
Terdapat area tertentu yang hanya bisa diakses pemain tergantung musimnya. Apabila pemain memasuki hutan rimba, maka mereka dapat terguyur hujan sewaktu-waktu.
Hadirnya fitur seperti Colour Blindness Mode dan bahasa isyarat membuat Forza Horizon 5 sangat ramah dimainkan oleh gamer disabilitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
8 Rekomendasi Laptp Murah RAM Besar di Bawah Rp 10 Juta, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Biometrik Mulai Berlaku, XLSMART Ungkap Nasib Pelanggan Lama
-
XLSMART dan Kemnaker Luncurkan Future Ready, Siapkan 1 Juta Talenta Digital dan 1.000 Peluang Kerja
-
Sony Berhenti Produksi Game Fisik PlayStation mulai 2028, Hanya Digital Saja!
-
3 Pilihan HP Samsung 3 Kamera Belakang Termurah, Hasil Foto Tajam dan Performa Kencang
-
Indosat dan Arsari Bangun Tulang Punggung Internet Indonesia, Kelola Fiber 86.000 Km
-
Lenovo Rilis Edisi Khusus FIFA World Cup 2026 untuk Yoga, Legion, dan Legion Tab Terbatas!
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone
-
TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D