Suara.com - Akhir-akhir ini, semakin banyak peretas yang melakukan kejahatan siber berbentuk phising (penipuan online).
Tujuannya adalah meyakinkan penerima mengikuti tautan ke situs web phishing dan memasukkan informasi penting, seperti login dan kata sandi atau detail rekening bank.
Dilansir keterangan resmi, Selasa (16/11/2021), Kaspersky bagikan tips mengenali phishing dan cara melindungi diri dari upaya tersebut:
1. Periksa dan cermati email dengan seksama
Saat menerima email, jangan buru-buru membalas atau mengikuti instruksinya. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari tanda-tanda phishing.
Berikut beberapa tanda bahwa pesan mengandung upaya phishing:
- Subjek pesan yang dramatis. Tema umum biasanya topik yang menarik perhatian cenderung memicu respons emosional.
- Berbagai kesalahan ketik dan ejaan, hingga karakter aneh dalam teks. Beberapa pelaku kejahatan siber benar-benar berjuang dengan bahasa Inggris, meskipun penyerang terkadang
dengan sengaja membuat kesalahan. - Tautan dalam email jika ada. Periksa setiap tautan dengan cermat.
- Pemeriksaan seperti itu seharusnya cukup untuk membuat pengguna terhindar dari upaya phishing dari email.
- Namun, nama dan alamat pengirim dapat dipalsukan, tautan dapat dipersingkat agar tidak dapat dibaca, dan rantai pengalihan otomatis dapat diatur untuk mengarahkan dari alamat Web yang tidak terlalu mencurigakan ke situs web phishing yang sebenarnya.
2. Tetap waspada di aplikasi perpesanan atau di jejaring sosial
Selain email, pesan yang kamu terima di aplikasi perpesanan dan di jejaring sosial memiliki potensi bahaya yang sama besarnya.
Lakukan pemeriksaan pada banner secara cermat, gambar yang mereka tampilkan mungkin tidak ada hubungannya dengan situs web yang dikunjungi.
Baca Juga: DDoS Kuartal III Tumbuh 24 Persen, Menjadi Lebih Canggih
Platform tempat banner dipasang biasanya tidak mengontrol apa yang dilihat pengguna atau ke mana mereka diarahkan.
Bahkan situs web yang bereputasi sangat baik dapat menayangkan iklan yang mengarah ke situs web phishing.
Apa yang bisa dilakukan? Seperti halnya email, periksa setiap tautan dengan cermat, dan jika mungkin jangan klik sama sekali.
3. Gunakan kata sandi berbeda
Jika menggunakan kata sandi yang sama untuk akun yang berbeda, meskipun itu adalah kata sandi yang sangat andal, itu berisiko membuat semua akun disusupi jika suatu saat kamu memasukkannya ke situs web phishing.
Penting untuk menggunakan kata sandi unik dan berbeda untuk setiap situs web dan aplikasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
ETF Emas Resmi Melantai di BEI, Dapat Fatwa Syariah dan Bidik Investor Ritel
-
Lupakan AFF 2026! Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup atau Herdman Mundur
-
Dont Say Good Luck: Kisah Remaja Dihadapkan Antara Mimpi atau Keluarga
-
Investor Pasar Modal Meledak Jadi 30,27 Juta, Bos OJK Justru Soroti Ancaman di Baliknya
-
15 Ide DIY Properti Photobooth 17 Agustus yang Lucu dan Estetik, Modal Murah Hasil Mewah!
-
Kalla: Nipah Mall Aman dan Kondusif Usai Kebakaran
-
Diskon Langsung Promo The Best of Beauty dari BRI, Ini Syaratnya
-
Bukan Erick Thohir Wakili PSSI, Yunus Nusi Maju Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF
-
Bangun 7.000 Km Jaringan Pipa, PAM JAYA Perketat Standar Keselamatan Kerja
-
Kembangkan Kasus Suap, KPK Geledah Rumah Sekretaris DPRD dan Kadis Ketahanan Pangan Bengkulu