Suara.com - Perusahaan keamanan siber ReasonLabs memperingatkan pengguna untuk hati-hati saat mengunduh film Spider-Man: No Way Home di situs bajakan Torrent. Sebab, film bajakan itu mengandung malware yang dapat menambang mata uang kripto (cryptominer).
Disebutkan bahwa film bajakan itu terinfeksi oleh cryptominer Monero. File ini ditemukan oleh pengguna dan tidak cocok dengan file jahat lain yang ada di database ReasonLabs.
Tidak diketahui berapa banyak orang yang perangkatnya sudah terinfeksi dengan cryptominer ini. Namun peneliti memprediksi file itu sudah disebar di situs Torrent sejak lama.
“Malware Spiderman sebenarnya adalah edisi baru dari malware yang sebelumnya dikenal yang menyamar sebagai berbagai aplikasi populer seperti windows updater, discord app, dan sekarang film Spiderman," ujar tim peneliti ReasonLabs, dikutip dari ThreatPost, Senin (27/12/2021).
ReasonLabs melaporkan bahwa nama file diterjemahkan dari bahasa Rusia asli, "spiderman_net_putidomoi.torrent.exe," menjadi "spiderman_no_wayhome.torrent.exe" dalam bahasa Inggris. Bahkan malware mampu menembus pertahanan dari Windows Defender.
Setelah cryptominer ini terinfeksi ke perangkat, korban mungkin tidak menyadari adanya malware itu karena beroperasi diam-diam di latar belakang. Akibatnya, perangkat menjadi lebih lambat dan boros listrik karena digunakan diam-diam menambang Monero.
“Meskipun malware ini tidak membahayakan informasi pribadi (yang ditakuti sebagian besar pengguna ketika ada virus di komputer mereka), kerusakan yang disebabkan oleh miner dapat dilihat pada tagihan listrik pengguna,” jelas ReasonLabs.
“Selain itu, kerusakan dapat dirasakan pada perangkat pengguna karena biasanya miner membutuhkan penggunaan CPU yang tinggi, yang menyebabkan komputer melambat drastis," tambahnya.
Peneliti ReasonLabs memperingatkan ke pengguna agar memeriksa ulang film dengan format diakhiri .mp4, bukan .exe.
Baca Juga: Gantengnya Choi Siwon Jadi SpiderMan, Lawaknya Totalitas!
“Kami menyarankan untuk berhati-hati saat mengunduh konten apapun dari sumber tidak resmi, baik itu dokumen dalam email dari pengirim yang tidak dikenal, program yang di-crack dari situs unduhan mencurigakan, atau file dari unduhan torrent," jelas ReasonLabs.
Tag
Berita Terkait
-
Lionel Messi Jadi Spider-Man? Aksi Terbangnya Bareng Tom Holland Bikin Heboh
-
Waspada Malware Rokarolla: Trojan Android yang Kuras Rekening hingga Kendalikan Perangkat
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Ditanya Penerus, Tom Holland Tegas Tunjuk Owen Copper Jadi Spider-Man
-
Al-Qaqa Ibn Antar, Spiderman Yaman Tewas Mengenaskan di Kawah Hardah
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
Terkini
-
Menimbang Operasional Koperasi: Cukup dengan Modal vs Model Bisnis Matang
-
Libatkan Anak Difabel, SBY Art Community Suarakan Pesan Perdamaian Lewat Seni Lukis
-
IHSG Diramalkan Capai 7000 di Kuartal III 2026
-
Cara Dapat Uang Tunai dari BRI Cicilan Emas Lewat BRImo
-
Toyota Kijang Innova Jadi Mobil Paling Banyak Ditukar Tambah Pengunjung GIIAS 2026
-
Buru Bukti TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 9 Saksi dari Swasta hingga Ahli
-
Banjir Hadiah di JCO Run 2026, Nasabah BRI Bisa Bawa Pulang iPhone 17 Pro Max
-
Profil Harita Nickel (NCKL): Pemilik, Kinerja Perusahaan dan Saham
-
Laba Bersih AVIA Tembus 20 Persen, Penjualan Semester I 2026 Rp4,59 Triliun
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?