Suara.com - Perusahaan teknologi Gojek melalui fitur GoCorp memberikan layanan transportasi gratis bagi para relawan Vaksinasi Merdeka, yang merupakan inisiatif dari Polda Metro Jaya.
Di awal tahun 2022, program ini menargetkan vaksinasi bagi kelompok anak usia 6 -11 tahun selama periode 5-19 Januari. Terdapat lebih dari 6.500 relawan Vaksinasi Merdeka yang memanfaatkan dukungan dari ekosistem Gojek berupa layanan transportasi gratis.
"Ini menjadi kali keempat ekosistem Gojek membantu menyukseskan pelaksanaan Vaksinasi Merdeka dengan meringankan beban para relawan yang bertugas," kata Chief of Public Affairs and Government Relations Gojek Shinto Nugroho melalui keterangannya, Jumat.
GoCorp sendiri merupakan layanan perjalanan bisnis yang aman, nyaman dan praktis bagi pekerja tanpa perlu reimburse persembahan Gojek.
Diluncurkan pada 2021, penggunaan GoCorp terus tumbuh, di mana setiap bulannya jumlah perusahaan yang mengandalkan GoCorp konsisten meningkat jumlahnya sebesar 20 persen.
Keterandalan tersebut juga terbukti ketika GoCorp diadaptasi untuk mendukung Vaksinasi Merdeka, sehingga sukses mengelola ribuan perjalanan pulang dan pergi para relawan vaksinasi yang bertugas di ribuan titik.
"Serupa dengan sebelumnya, kali ini Gojek memberikan layanan transportasi gratis untuk ribuan relawan Vaksinasi Merdeka Anak melalui fitur GoCorp. Pada periode vaksin di Agustus, September dan Oktober 2021 lalu terdapat 12 ribu lebih relawan yang memanfaatkan layanan GoCorp ini, sementara untuk yang sekarang terdapat 6.500 lebih relawan," jelas Shinto.
Setiap harinya, para relawan mendapatkan biaya transportasi menggunakan GoCorp hingga senilai Rp40.000/hari selama periode Vaksinasi Merdeka Anak.
Para relawan cukup memilih metode pembayaran menggunakan GoCorp dan dapat langsung bepergian menuju dan dari gerai vaksinasi menggunakan layanan GoRide atau GoCar.
Baca Juga: LPKR Gandeng Gojek Kembangkan Ekonomi Digital
Selain layanan transportasi gratis, ekosistem Gojek juga hadir mempermudah pendistribusian insentif bagi para relawan yang dilakukan memanfaatkan teknologi GoPay.
"Kami sangat mengapresiasi Gojek yang secara konsisten sejak awal memberikan dukungannya untuk kesuksesan program Vaksinasi Merdeka," kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran.
Dukungan terhadap kegiatan Vaksinasi Merdeka sejak awal merupakan bagian dari semangat gerakan #BangkitBersama, yang diinisiasi oleh Grup GoTo.
Di samping dukungannya untuk pelaksanaan Vaksinasi Merdeka, Gojek juga terus mendorong vaksinasi untuk para mitra drivernya lewat berbagai kegiatan.
Mulai dari sosialisasi melalui forum kopdar akbar online, menginformasikan lokasi-lokasi vaksin yang dapat diakses mitra driver, hingga mendukung terselenggaranya pos pelayanan vaksinasi di berbagai daerah.
Hingga akhir 2021, ratusan ribu mitra driver dari 130 kota/kabupaten telah divaksin. [Antara]
Berita Terkait
-
Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi
-
Kabar Tokopedia PHK Ribuan Karyawan, GOTO Bilang Begini
-
Komisi Ojol 8 Persen Bikin Prospek GOTO Suram, Target Harga Saham Dipangkas
-
Mulai Hari Ini, Potongan Komisi Ojol Resmi Turun Jadi 8 Persen
-
Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU