Suara.com - Electronic Arts (EA) resmi telah memulai tahap perilisan terbatas Apex Legends Mobile di Indonesia hari ini, Selasa (8/3/2022) pukul 07.00 WIB tadi pagi.
"Gamers Indonesia sudah bisa memainkannya di dengan mengunduh Apex Legends Mobile dari Google Play Store dan Apple App Store," kata EA dalam keterangan resminya, Selasa (8/3/2022).
Selain Indonesia, negara lain yang mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam perilisan terbatas Apex Legends Mobile yakni Australia, Selandia Baru, Singapura, Malaysia, Filipina, Meksiko, Peru, Argentina, dan Kolombia.
Selama periode perilisan terbatas di negara yang berpartisipasi, termasuk Indonesia, Respawn akan berfokus pada rangkaian pengujian. Mulai dari matchmaking, progression system, infrastruktur penunjang, game balance, hingga kemampuan operasional dari tim regional secara langsung.
Pada perilisan terbatas, gamer dapat bermain di map World's Edge klasik sebagai Bloodhound, Gibraltar, Lifeline, Wraith, Bangalore, Octane, Mirage, Pathfinder, dan Caustic (terbuka pada Battle Pass tier 25) dalam mode permainan seperti Team Death Match, Mini Battle Royale, Arena 3v3 hingga bersaing di Ranked.
Sama seperti versi PC dan konsol, Apex Legends Mobile akan memiliki shop dalam game yang menawarkan konten yang dapat dibeli seperti Vaults, Lite Crates, dan Apex Packs.
Shop juga menyediakan pilihan untuk crafting, perlengkapan kosmetik di bagian tab "For You", Battle Pass, dan PremiumPLUS Battle Pass yang menawarkan level bonus ekstra, XP, dan hadiah. Store perilisan terbatas ini dapat diakses hingga 6 Mei 2022.
Namun perlu dicatat kalau Apex Legends Mobile tidak menyediakan fitur cross-play. Artinya, pengguna yang memiliki akun Apex Legends versi PC maupun konsol tidak bisa disambungkan ke Apex Legends Mobile.
"Karena Apex Legends Mobile menyuguhkan pengalaman berbeda melalui variasi kontrol, konten, fitur sosial, dan mode permainan yang disesuaikan untuk perangkat seluler," ujar EA.
Baca Juga: EA Hapus Tim Rusia dari Game FIFA dan NHL 22
Progres akun dan item yang dibuka selama periode perilisan terbatas akan di-reset sebelum peluncuran game. Namun, ada kompensasi dan beberapa item yang bisa dibawa dari tahap perilisan terbatas ke peluncuran global, yaitu:
- Skin Legends yang diperoleh pada akhir Battle Pass
- Tambahan mata uang in-game sebanyak 25 persen
- Hadiah terbatas berdasarkan jumlah pertandingan: Badge (setelah dua pertandingan), Weapon Charm (untuk lima pertandingan), dan Banner Frame (untuk 10 pertandingan)
- Item yang telah dibeli selama periode perilisan terbatas akan dikonversi ke mata uang in-game dengan nilai yang setara
Untuk bisa mendapatkan keuntungan tersebut, gamer harus menautkan akun (Link Account) Apex Legends Mobile dalam periode perilisan terbatas. Sehingga datanya bisa ditransfer ketika resmi diluncurkan secara global.
"Respawn akan dengan senang hati menerima feedback dari para gamer tentang pengalaman mereka dalam bermain Ranked, mode permainan yang lain, perkembangan Legends, fitur monetisasi, dan masih banyak lagi di Discord, EA Support, atau forum Apex Legends Mobile. Sebab, progres dan feedback pemain merupakan bagian penting dari proses pengembangan," jelas EA.
Berita Terkait
-
Pemegang Saham Setujui Akuisisi Electronic Arts oleh Arab Saudi Senilai Ratusan Triliun
-
Saham Hampir 100 Persen, Arab Saudi Bakal Punya Kendali Penuh Atas Electronic Arts
-
EA Akui Risiko Penjualan Ratusan Triliun ke Arab Saudi, Pertahankan Kendali Kreatif
-
Baru Rilis, Jumlah Pemain Battlefield 6 Kalahkan Apex Legend
-
Caplok EA Ratusan Triliun, Ini Sejumlah Alasan Mengapa Arab Saudi Tertarik Game
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?