Suara.com - Samsung Electronics resmi memperkenalkan TV baru bernama Neo QLED 8K.
Melalui produk ini, Samsung ingin mendefinisikan kembali peran televisi dengan mengembangkan layar canggih, indah, yang menawarkan lebih dari sekadar hiburan.
"Neo QLED 8K TV 2022 dirancang untuk memenuhi kebutuhan dan memberdayakan passion konsumen kami, dan semua inovasi ini dipicu oleh pengalaman mereka,” kata Vice Chairman, CEO & Head of Samsung Electronics DX (Device eXperience) Division, Jong-Hee Han dalam keterangan resminya, Kamis (31/3/2022).
Neo QLED 8K TV 2022 telah di-upgrade untuk meningkatkan kenyamanan menikmati TV layar besar. Di jantungnya, terdapat Neural Quantum Processor 8K.
Prosesor terbaru ini memiliki 20 jaringan neural AI independen.
Masing-masing menganalisis karakteristik dan kualitas gambar konten untuk menghadirkan tampilan yang optimal, apapun sumbernya.
Neural Quantum Processor 8K juga melahirkan inovasi teknologi terbaru bernama Real Depth Enhancer.
Teknologi ini memindai layar dan memaksimalkan kontras dengan background lewat memperbaiki objek tanpa memproses background.
Cara kerjanya serupa dengan cara kerja mata manusia mengolah gambar dalam kehidupan nyata. Sehingga objek di layar akan terlihat lebih menonjol di depan background.
Baca Juga: Salip iPhone 12, Samsung Galaxy A12 Jadi Ponsel Terlaris di Dunia selama 2021
Prosesor ini dikombinasikan dengan Quantum Mini LED mumpuni yang menciptakan pencahayaan presisi dan terkontrol.
Area terang tetap terjaga keterangannya, sementara area gelap di sekitarnya akan tetap gelap, atau yang disebut Samsung sebagai fitur Shape Adaptive Light Control.
Samsung QLED 2022 terbaru juga mendapatkan sertifikasi layar Pantone Validated, yang membuktikan perangkat dapat mereproduksi lebih dari 2.000 warna serta 110 nuansa warna kulit terbaru.
Selain itu, warna-warna cemerlang ini nyaman untuk ditonton dengan EyeComfort Mode yang baru.
Fitur ini menggunakan teknologi AI yang secara otomatis menyesuaikan tingkat kecerahan dan temperatur warna layar, berdasarkan seberapa terang atau gelap ruangan tempat TV diletakkan.
AI di Neural Quantum Processor 8K bisa menganalisis konten layar secara real-time.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
Terkini
-
IHSG Diramalkan Capai 7000 di Kuartal III 2026
-
Cara Dapat Uang Tunai dari BRI Cicilan Emas Lewat BRImo
-
Toyota Kijang Innova Jadi Mobil Paling Banyak Ditukar Tambah Pengunjung GIIAS 2026
-
Buru Bukti TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 9 Saksi dari Swasta hingga Ahli
-
Banjir Hadiah di JCO Run 2026, Nasabah BRI Bisa Bawa Pulang iPhone 17 Pro Max
-
Profil Harita Nickel (NCKL): Pemilik, Kinerja Perusahaan dan Saham
-
Laba Bersih AVIA Tembus 20 Persen, Penjualan Semester I 2026 Rp4,59 Triliun
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Ayah Aniaya Bayi Sendiri saat WFH, Ngaku Stres Punya Jam Kerja Gila
-
Mitigasi Karhutla Perlu Diperkuat! Pemerintah Tak Boleh Kalah Cepat dengan Titik Api