Suara.com - Bocoran mengenai game Call of Duty anyar telah beredar sejak awal tahun ini. Kabar gembira, Activision mengumumkan bahwa perusahaan menyiapkan game COD Modern Warfare terbaru pada 2022.
Melalui laporan keuangan Q1 2022, publisher mengklaim bahwa Call of Duty: Modern Warfare 2 anyar bakal menjadi franchise COD paling "advanced" atau "tercanggih" yang pernah dikenalkan.
Kebocoran Modern Warfare 2 pertama beredar di akhir musim panas 2021. Leaker mengklaim bahwa developer Infinity Ward mengembangkan game lebih cepat dari jadwal aslinya.
Kata "advanced" dari Activision sepertinya mengarah pada kemajuan teknologi dalam hal perangkat keras generasi baru yang mendukung platform PC, PS5, dan Xbox Series X/S kelas atas.
Publisher nampak sangat percaya diri dalam menyiapkan sekuel Call of Duty: Modern Warfare 2. Itu adalah sebuah judul game yang pernah dirilis pada 2019.
Dikutip dari Screenrant, kinerja Call of Duty: Vanguard tak begitu menyenangkan bagi perusahaan. Meski begitu, Call of Duty: Warzone dapat mengimbangi performa karena mengumpulkan banyak pengguna. Statistik perusahaan mengungkap bahwa pengguna COD Warzone mencapai 100 juta akun pada April 2021.
Publisher hanya mengumumkan bahwa COD Modern Warfare anyar bakal meluncur pada 2022 namun tak memberikan rincian tanggalnya. Terdapat rumor mengenai judul game anyar yang debut pada bulan Oktober atau November. Meski begitu, tanggal perilisan sebenarnya belum dikonfirmasi oleh perusahaan.
Pada laporan terpisah, leaker Tom Henderson pernah mengungkap bahwa judul game baru Call of Duty dapat rilis ke publik lebih cepat dari perkiraan awal.
Leaker mengklaim bahwa game Call of Duty 2022 (diharapkan menjadi Modern Warfare 2) dapat meluncur satu bulan lebih cepat dari perkiraan awal. Ia memprediksi bahwa penggemar bisa menjumpai judul baru pada Oktober 2022.
Baca Juga: Pemain CODM Merapat! Jangan Lupa Klaim Kode Redeem 26 April 2022
"Seperti yang diharapkan, sepertinya judul Call of Duty di tahun ini adalah Modern Warfare 2 (2022). Siap terungkap sekitar musim panas. Mendengar kehebohan bahwa judul tersebut dapat rilis pada Oktober 2022 karena kinerja penjualan COD Vanguard yang buruk. Update Warzone besar-besaran akan dihadirkan setelahnya," kata Tom Henderson pada awal tahun lalu.
Call of Duty 2022 bisa meluncur lebih cepat sebagai imbas tak larisnya COD Vanguard. Cukup menarik menantikan fitur baru apa saja yang bakal tersemat pada Call of Duty 2 (2022) mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Daftar Harga iPhone Juni 2026: Ada yang Turun sampai Rp700 Ribu
-
Apa Perbedaan Telephoto dan Optical Zoom? Sering Diunggulkan pada Spesifikasi Kamera HP
-
Bocoran Galaxy Z Flip 8: Snapdragon untuk AS, Exynos untuk Eropa dan Asia
-
eSIM iPhone: cara aktifkan di semua model dari iPhone XS sampai iPhone 17
-
8 HP Midrange Terbaru 2026 Paling Kencang: RAM 12 GB hingga Baterai 9020 mAh
-
Teknologi Mobile X-Ray Fujifilm Bantu Pemulihan Layanan Kesehatan di Aceh Pascabanjir
-
3 iPhone Paling Laris di Dunia Awal 2026, Nomor 1 Bukan Pro Max
-
51 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 5 Juni 2026: Borong Permata Buat Buru R9 dan Gullit 120
-
Meta Luncurkan Agen AI untuk Bisnis, Bisa Balas Pelanggan 24 Jam di WhatsApp dan Instagram
-
Chip AI 2nm Makin Dekat, Samsung dan Cadence Siapkan Otak Baru untuk Data Center AI