Suara.com - Kanada sedang menyusun undang-undang yang memungkinkan siapa pun pelaku tindak kejahatan di Bulan mendapatkan hukuman.
Amandemen KUHP Kanada dirujuk dalam Divisi 18 Bill C-19, dengan judul "Undang-Undang Implementasi Perjanjian Gerbang Bulan Sipil".
Ini mengusulkan untuk memasukkan orang Kanada yang berada di luar angkasa dan melakukan tindakan atau kelalaian yang dianggap sebagai pelanggaran yang dapat didakwa di Kanada.
Nantinya, permukaan Bulan, stasiun ruang angkasa Gateway, dan transportasi ke atau dari Gateway akan berada di bawah undang-undang tersebut, membuat warga Kanada di lokasi-lokasi ini tunduk pada tindakan hukum atas dugaan kejahatan.
Kanada tampaknya bersiap untuk memperluas akses dan tanggung jawab luar angkasa, setelah menjadi negara pertama yang menandatangani Kesepakatan Artemis dengan Amerika Serikat pada 2019.
Dalam perjanjian tersebut, Kanada harus memasok lengan robot Canadarm3 untuk Gateway dengan imbalan akses ruang angkasa.
Akses tersebut termasuk kuota kursi astronaut dalam misi Artemis II yang akan mengorbit di Bulan dan diperkirakan akan diluncurkan pada 2024.
Seorang profesor Universitas McGill di Montreal mengatakan bahwa lebih banyak amandemen akan diperlukan untuk lingkungan luar angkasa baru.
"Sifat dan ruang lingkup kejahatan mungkin kompleks dan aktivitas kriminal mungkin melibatkan individu dari berbagai negara dan memiliki banyak kebangsaan," kata McGill Ram Jakhu, profesor hukum di Lawyer Monthly, seperti dikutip dari Space.com pada Kamis (5/5/2022).
Baca Juga: Motor Roket Tua Rusia Pecah di Orbit Bumi, Hasilkan Gumpalan Sampah Antariksa Baru
Hingga saat ini, lebih dari selusin warga Kanada pergi ke luar angkasa. Pengesahan undang-undang luar angkasa baru tersebut kemungkinan akan memakan waktu berbulan-bulan dan melalui proses berlapis.
Berita Terkait
-
FIFA Hukum Assim Madibo 5 Laga Usai Bikin Bintang Kanada Patah Kaki di Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Bedah Taktik: Mengapa Swiss vs Kanada Bakal Jadi Laga Paling Terbuka di Piala Dunia 2026?
-
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Kirim Pesan Menyentuh: Allah Punya Rencana Indah
-
Pelatih Kanada: Saya Bisa Dengar Tulangnya Patah
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kolaborasi Honor of Kings dengan InuYasha, Hadirkan Skin Eksklusif hingga Gameplay Baru
-
Samsung Boyong Fitur AI Canggih ke HP Mid-range lewat Galaxy A27
-
Spesifikasi Samsung Galaxy A27 5G, Peningkatan Apa yang Ditawarkan?
-
AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen
-
HP Perkenalkan AI PC dan HP IQ, Siap Ubah Masa Depan Dunia Kerja
-
4 Tablet Murah yang Cocok untuk Anak Sekolah, Harga Cuma Rp1 Jutaan
-
Steam Summer Sale 2026 Dimulai, Cek Rekomendasi Game PC dengan Diskon Besar Ini
-
4 Tablet RAM Besar 2 Jutaan Terbaik, Ada yang Dilengkapi Stylus untuk Kerja dan Hiburan
-
4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG