Suara.com - Penjelajah Mars milik China, Zhurong, terpaksa masuk ke dalam mode hibernasi karena musim dingin telah tiba di Planet Merah.
Penjelajah bertenaga surya itu memasuki keadaan tidak aktif karena badai pasir dan debu musim dingin Mars pada 18 Mei 2022.
Suhu sekitar minus (-) 20 derajat Celcius pada siang hari dan minus (-) 100 derajat Celcius pada malam hari.
Menurut pertanyaan dari Chinese Lunar Exploration Program, pengorbit Tianwen 1 yang mengirimkan Zhurong ke Mars pada Mei lalu, juga mendeteksi aktivitas badai pasir dan debu di Utopia Planitia, lokasi pendaratan penjelajah.
Zhurong memiliki solusi untuk membantunya bertahan di tengah suhu musim dingin dan badai pasir serta debu Planet Merah.
Solusi tersebut termasuk kemampuan untuk memiringkan panel surya sehingga robot dapat memaksimalkan pengumpulan sinar Matahari dan lapisan anti-debu khusus pada panel.
Dilansir dari Space.com, Kamis (26/5/2022), penjelajah China tidak sendirian karena pendarat InSight NASA juga berjuang untuk menghasilkan tenaga surya yang cukup demi melanjutkan misi.
Di sisi lain, penjelajah Curiosity dan Perseverance NASA yang lebih baru tidak perlu khawatir dengan kondisi musim dingin di Mars.
Pasalnya, keduanya ditenagai oleh generator termoelektrik radioisotop, sejenis tenaga nuklir.
Baca Juga: Misi 9 Tahun, Roda Penjelajah Mars NASA Rusak
Penjelajah Mars milik China diperkirakan akan melanjutkan kembali aktivitas pada Desember, dengan awal musim semi di kutub utara Mars dan pembersihan badai debu lokal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
5 Rekomendasi Tablet Layar OLED, Visual Mantap untuk Kerja dan Gaming
-
Samsung Galaxy A27 Segera Hadir, Snapdragon Bakal Gantikan Exynos?
-
Realme 16T 5G Debut Pekan Depan, Usung Baterai Jumbo 8.000 mAh
-
Heboh DM Instagram Disebut Tak Lagi Aman, Pakar Siber Ungkap Faktanya soal Enkripsi
-
Kumpulan Prompt AI Edit Foto Masa Kecil vs Masa Kini, Hasil Estetik dan Emosional
-
Lawan Berat Redmi dan Honor: Huawei Siapkan HP Baru Baterai 10.000 mAh+
-
Bukan Hiu, Inilah Daftar Hewan Paling Mematikan Bagi Manusia di Dunia
-
Cara Mengembalikan Foto yang Terhapus Permanen di HP Android dan iPhone
-
Tecno Camon Slim 5G Lolos Sertifikasi, HP Tipis dengan Baterai 7.000 mAh
-
vivo X300 Ultra Resmi di Indonesia, Kamera 200MP dan Video Cinematic Bikin iPhone Ketar-Ketir