Suara.com - Nama Ars-Vita Alamsyah belakangan menjadi sorotan karena menjadi perempuan Indonesia yang berhasil bekerja di SpaceX, perusahaan transportasi luar angkasa swasta Amerika Serikat milik Elon Musk.
Berdasarkan informasi yang dihimpun melalui laman LinkedIn milik Ars-Vita Alamsyah, ia menempuh berbagai pendidikan serta pengalaman magang, sebelum akhirnya bekerja di SpaceX sebagai Supply Chain Reliability Engineer II pada Agustus 2021.
"Saya bersemangat untuk membawa latar belakang kepemimpinan saya dalam teknologi dan manajemen proyek ke tim inklusif untuk mencapai keunggulan di atas dan di luar pasar global. Selain mengejar karir profesional, saya suka bepergian, berinvestasi, memotret, dan mengedit video," tulis Ars-Vita Alamsyah dalam kolom mengenai dirinya.
Berikut ini lima fakta menarik tentang Ars-Vita Alamsyah:
1. Pernah bekerja di Northrop Grumman
Northrop Grumman merupakan perusahaan aeroangkasa dan pertahanan yang umum menciptakan roket.
Nama Northrop Grumman seringkali terikat dengan perusahaan antariksa lainnya seperti Blue Origin dan United Launch Alliance (ULA).
Dilansir dari Business Insider, NASA sendiri memberikan kontrak pada 2020 kepada Northrop Grumman untuk membangun pendorong prototipe setinggi 53,6 meter yang digunakan oleh Space Launch System (SLS) dalam misi Artemis.
Ars-Vita Alamsyah diketahui bekerja di Northrop Grumman selama tiga tahun satu bulan.
Baca Juga: Elon Musk dan Bill Gates Diklaim Sudah Pastikan Akan Hadiri B20 Summit di Bali
Karirnya dimulai sebagai Project Management - Technology Service pada Oktober 2017.
Ia kemudian menjadi Project Management - Global Supply Chain Northrop Grumman pada Agustus 2019 hingga Oktober 2020 di Washington D.C.
2. Pernah magang di NASA dan FAA
Sebelum menjajaki karir di Northrop Grumman, Ars-Vita Alamsyah juga pernah magang di NASA selama satu bulan pada November 2015.
Setelah itu, ia juga pernah magang di Federal Aviation Administration (FAA) atau Administrasi Penerbangan Federal selama empat bulan, mulai dari Februari hingga Mei 2017.
3. Lulus dari MIT dengan IPK 4,9
Berita Terkait
-
Perdana! NASA Kirim Orang Berpariwisata ke Luar Angkasa
-
Bantu Ukraina, SpaceX dan USAID Kirim 5.000 Terminal Internet Starlink
-
Elon Musk Bakal Gabung ke Jajaran Direksi Twitter
-
Usai Ungkap Keinginan Bikin Media Sosial, Elon Musk Borong Saham Twitter
-
Sewa Koki Terkenal, Elon Musk Kirim Makanan Lezat ke ISS
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Cari HP Midrange selain Xiaomi 17T? Ini 3 Pilihan yang Tak Kalah Mantap
-
Lenovo Idea Tab Pro Gen 2 Dirilis, Tablet AI Snapdragon 8s Gen 4 dengan WPS Office PC Level
-
nubia dan REDMAGIC Resmi Luncurkan HP Gaming Terbaru, Hadirkan Teknologi Dual Cooling
-
HP OPPO Termurah Tipe Apa? Ini 3 Rekomendasi Terbaik sesuai Review Pengguna
-
Bukan Paket Data Biasa, Telkomsel Rancang Internet Khusus untuk Kurir SiCepat
-
Bukan Paket Data Biasa, Telkomsel Rancang Internet Khusus untuk Kurir SiCepat
-
Cara Edit Foto ala Cover Album 'Teh Hijau' Tulus di Canva, Bikin Konten Viral yang Estetik
-
Rahasia Sukses Transformasi AI di Perusahaan, Bukan Dimulai dari Teknologinya
-
Daftar Harga MacBook Juli 2026 Meroket Akibat Krisis RAM Global, Tak Ada Lagi yang Rp 10 Jutaan
-
4 Rekomendasi Walkie Talkie Jarak Jauh Murah Berdasarkan Review Pembeli