Suara.com - Nasib Yamato tampaknya benar-benar akan dikuak pada One Piece chapter 1057 mendatang.
Di manga One Piece chapter 1056, penggemar akan mendapatkan kabar bahwa Yamato ditinggalkan oleh Luffy dan kru Topi Jerami.
Padahal, salah satu cita-cita Yamato selama ini adalah menjadi bagian dari kru Bajak Laut Topi Jerami.
Meski demikian, Yamato yang memiliki keinginan besar untuk mengikuti jejak Kozuki Oden pasti tidak akan tinggal diam dan terus bergerak mengejar mimpinya untuk hidup seperti Kozuki Oden.
Dalam panel terakhir manga One Piece chapter 1056, saat Luffy masih berada di area Udon, pelabuhan Tokage, Yamato sedang berada di atap kastil ibukota Bunga.
Di sana Yamato berkata, "Ok, saya telah memutuskan akan pergi ke tempat Luffy dan teman-temannya berada dan saya akan hidup seperti Kozuki Oden, dengan berani dan bebas."
Pada zaman Kozuki Oden, kelompok bajak laut Shirohige harus berlayar di tengah malam agar Oden tidak mengetahuinya.
Tapi yang terjadi adalah, Kozuki Oden tetap pergi bersama bajak laut Shirohige dengan memegang rantai yang terhubung ke kapal Shirohige.
Seorang Yamato yang telah membaca buku harian Kozuki Oden sejak kecil, mungkin mengetahui hal ini dan berniat melakukan hal yang sama dengan Oden.
Baca Juga: "One Piece Red" Dapat Review Buruk di Jepang, Kok Bisa?
Meskipun dia tidak disambut dengan baik oleh Luffy, namun dengan kondisi saat ini, Yamato yang berada di ibu kota Bunga masih sangat berpeluang untuk mengejar Luffy dan kawan-kawan yang masih berada di Pelabuhan Tokage.
Mungkin dengan menggunakan kekuatannya Yamato akan melompat untuk mengejar Bajak Laut Topi Jerami.
Tapi sepertinya yang paling masuk akal adalah Yamato akan terbang bersama Naga Momonosuke, mengingat Momo juga tidak diberitahu tentang kepergian para bajak laut Topi Jerami.
Ketika Momo menyadari kepergian Luffy dan teman-temannya, dia pasti akan mengejar mereka meski hanya untuk berpamitan.
Ya, Yamato memang masih berpeluang ikut Luffy berlayar. Namun bagaimana cara yang akan dia lakukan, masih menjadi misteri dan penggemar harus menunggu hingga pekan depan.
Damai Lestari
Berita Terkait
-
Sebut Angkatan Laut AS Bajak Laut, Trump: Ini Bisnis yang Sangat Menguntungkan
-
Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak
-
Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia
-
Bajak Laut & Purnama Terakhir: Mencari Pusaka Sakti Majapahit 1667
-
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
S&P Puji Danantara, Pandu Sjahrir Akui Kinerja Masih Perlu Dibenahi
-
Antre Solar Berujung Maut, Kenapa BBM Langka di Sumatra?
-
Bolehkah Ngecas HP Semalaman Ditinggal Tidur? Simak Mitos dan Faktanya Biar Baterai Nggak Cepat Soak
-
Karir Mulus Aisyah Zakiyyah di Usia 32 Tahun: Dari Jubir Menteri PU dan Kini Komisaris PTPP
-
4 Parfum Mykonos Wangi Vanila yang Dinilai Tahan Lama dalam Review Pembeli
-
3 Rekomendasi HP dengan Kamera Terbaik 200MP Rp3 Jutaan 2026, Ada Fitur AI hingga OIS
-
Cuaca Ekstrem Mengancam, Ini Strategi Baru DLH Kota Tangerang Amankan TPA Rawa Kucing
-
Kopdes Merah Putih Bakal Salurkan KUR, Bansos hingga LPG 3 Kg
-
Inkonsisten Soal Status Hukum Febrie, Kejagung Disemprot: Jangan Ada Perlakuan Khusus!
-
Kapal Berpenumpang 74 Orang Tenggelam di Selayar Sulsel, Basarnas Kerahkan Tim SAR Gabungan