Semua itu akan dilihat dari sisi pendaratan yang aman, kemudahan komunikasi, dan kondisi pencahayaan yang tepat.
Tim juga mempertimbangkan kemampuan sistem peluncuran luar angkasa NASA, Pesawat Luar Angkasa Orion, dan Sistem Pendaratan Manusia Starship SpaceX.
Setelah dua tahun musyawarah, tim datang dengan 13 daerah pendaratan yang dekat dengan Kutub Selatan.
Space Agency sedang bekerja untuk mempersempit daftar ini sebagai tanggal peluncuran Misi Artemis 3 semakin dekat.
Saat ini, misi itu tidak akan terjadi sebelum 2026.
Beberapa situs pendaratan hanya dapat diakses selama jendela peluncuran tertentu, sehingga memiliki opsi memberi Space Agency lebih fleksibel untuk meluncurkan misi Artemis 3 sepanjang tahun.
Roket SLS NASA saat ini duduk tinggi di Launchpad di Kennedy Space Center di Florida menunggu peluncurannya untuk Misi Artemis 1 yang tidak dikerjakan.
Misi saat ini dijadwalkan untuk 29 Agustus mendatang, dengan jendela cadangan tersedia pada 2 September dan 5 September nanti.
Artemis 2, yang saat ini dijadwalkan untuk akhir 2024, akan memiliki kru di atas kapsul Orion untuk perjalanan ke Bulan tetapi tidak akan mendarat di permukaan.
Baca Juga: Mulai September, NASA Akan Fokus Selidiki UFO
Itulah tugas Artemis 3, yang dapat diluncurkan segera setelah 2026.
Tidak seperti Apollo, program Artemis tidak hanya ingin mendaratkan manusia untuk tugas singkat.
Tujuannya adalah untuk membangun dan mempertahankan kehadiran di dan sekitar satelit alami Bumi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?