Suara.com - Direktur PT Indovesta Utama Mandiri, Rivan Kurniawan, menilai perusahaan teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk sudah dalam jalur untuk meraih keuntungan meskipun mengalami rugi bersih pada pos bottom line.
"Kami bisa lihat meskipun GoTo masih mencatatkan rugi bersih secara bottom line akan tetapi dengan rugi EBITDA margin dan juga persentase Contribution Margin (CM) yang semakin kecil maka GoTo sudah di jalur yang tepat untuk mencapai profit,” kata Rivan Kurniawan dalam sebuah video resmi pada Kamis (29/9/2022).
Rivan menjelaskan, cara menilai perusahaan teknologi berbeda dengan perusahaan pada umumnya, yakni perlu memahami matriks apa saja yang digunakan untuk memahami bagaimana perusahaan teknologi itu bertumbuh, misalnya matriks Gross Transaction Value (GTV).
"Di perusahaan lain ada juga yang menggunakan istilah GMV (Gross Merchandise Value) atau TPV (Total Processing Value). Pengertiannya mirip-mirip meskipun ada perbedaan sedikit,” terangnya.
Secara sederhana, kata dia, GTV di GoTo adalah total transaksi yang diproses dalam ekosistem GoTo. Khusus pada kuartal kedua tahun 2022 saja, GTV GoTo meningkat 39 persen menjadi Rp151 triliun dibandingkan semester pertama tahun 2021. Secara total, setengah tahun ini GTV GoTo tercatat sebesar Rp290,5 triliun atau naik 42 persen dari Rp204,3 triliun pada setengah tahun sebelumnya.
GTV itu turut mendorong peningkatan pendapatan bruto GoTo yang naik signifikan yaitu hampir 100 persen dari Rp5,37 triliun pada semester I 2021 menjadi Rp10,73 triliun pada semester I 2022. Adapun pendapatan bersih naik 73,3 persen dari Rp1,96 triliun menjadi Rp3,39 triliun.
Matriks penting lainnya dalam menilai perusahaan teknologi adalah Contribution Margin (CM). Secara sederhana CM adalah perhitungan dari revenue (pendapatan) setelah dikurangi biaya-biaya variabel atau variable expenses dari GoTo.
Hasil matriks CM bisa memperlihatkan kepada investor apakah sumber pendapatan (revenue stream) dari GoTo bisa tumbuh melampaui Variable Cost (VC) ke depannya. Saat ini terdapat tiga segmen bisnis sebagai revenue stream GoTo yaitu segmen bisnis on-demand, e-Commerce, dan Financial Technology (Fintech).
"Jika CM GoTo ke depannya positif maka hal ini menandakan VC yang dikeluarkan oleh perusahaan sudah lebih kecil daripada pendapatan yang berhasil didapatkan perusahaan. Membuktikan perusahaan sudah bisa scale-up semua lini bisnisnya secara lebih efisien,” kata Rivan yang juga aktif sebagai Indonesia Value Investor.
Dalam laporan keuangan GOTO pada semester I 2022, secara persentase, CM terhadap GTV-nya sudah meningkat 47 basis poin (BPs) menjadi minus 1,3 persen dibandingkan minus 1,8 persen pada semester I tahun sebelumnya.
Baca Juga: GOTO Akusisi Saham Perusahaan PT Kripto Maksima Koin (KMK)
Dengan demikian, kata Rivan, mengecilnya persentase CM terhadap GTV memperlihatkan bahwa GoTo berada di jalur yang positif. Dalam Earnings Call, GoTo memprediksi CM secara keseluruhan akan menyentuh angka positif pada kuartal pertama 2024. Hal itu dimulai dari positifnya CM terhadap GTV dari segmen bisnis on-demand pada kuartal pertama 2023, disusul segmen e-Commerce pada kuartal keempat 2023.
"Tapi perlu tahu juga CM yang nantinya positif bukan berarti bottom line perusahaan akan langsung hijau,” kata Rivan.
Matriks lain yang perlu dipahami, lanjut Rivan, adalah EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization). Dalam dua kuartal berturut-turut yaitu kuartal pertama dan kedua tahun 2022, GoTo memperkecil rugi EBITDA dari negatif 4,6 persen pada kuartal empat 2021 menjadi negatif 3,4 persen pada kuartal pertama 2022, dan negatif 2,8 persen pada kuartal kedua 2022.
"Artinya lini (segmen) bisnis GoTo semakin efisien dan monetisasi pada segmen on-demand, e-Commerce juga semakin meningkat seiring kenaikan persentase take rate,” tuturnya.
Di segmen bisnis on-demand, GoTo mencatatkan take rate sebesar 21,6 persen pada semester I tahun 2022 dibandingkan 19,9 persen pada semester I tahun 2021. Di segmen bisnis e-Commerce, take rate meningkat menjadi 3,1 persen pada setengah tahun ini dibandingkan 2,4 persen pada setengah tahun sebelumnya.
Pada matriks EBITDA, GoTo menggunakan metode EBITDA yang disesuaikan atau adjusted EBITDA. Adapun faktor pendukung pertumbuhan GoTo dari sisi CM dan EBITDA salah satunya datang dari sinergi cross selling platform Gojek dengan Tokopedia. [Antara]
Berita Terkait
-
GoTo dan Kemenhub Gelar Mudik Gratis Driver Gojek lewat GoMudik, Berangkat dari Pulo Gebang
-
Rekor MURI! 1.147 Driver Gojek Bersihkan 147 Masjid Serentak di 14 Kota saat Ramadan
-
Bonus Hari Raya Gojek 2026 Cair 46 Maret! GoTo Gelontorkan Rp110 Miliar ke Saldo GoPay Mitra
-
Merit System dalam BHR GoTo-Grab Dinilai Tepat Jaga Keadilan Mitra
-
GoTo Tingkatkan Alokasi Bonus Hari Raya 2026, Total Anggaran Naik Dua Kali Lipat
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Segera Rilis, Laptop Gaming Honor WIN H9 Andalkan Intel Core Ultra dan RTX 5070 Ti
-
72 Kode Redeem FF Max Terbaru 15 April: Klaim Arrival Animation dan Gloo Wall Undersea
-
Terpopuler: Bocoran Harga HP Gaming Redmi K90 Max, 5 HP Vivo Kamera Bagus dan RAM Besar
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
23 Kode Redeem FC Mobile 14 April 2026, Kejutan Spesial EA dan Persiapan Event Baru
-
Tips Memilih Power Bank yang Aman Dibawa Naik Pesawat, Ini 5 Rekomendasi Terbaik
-
24 Kode Redeem FF 14 April 2026, Siap-siap Mystery Shop Kolab Gintama Segera Rilis di Server Indo
-
Strategi PB ESI Siapkan Timnas Indonesia untuk Ajang Global ENC 2026
-
Bocoran Harga Redmi K90 Max, HP Gaming dengan Dimensity 9500 dan RAM 16 GB
-
RedMagic Gaming Tablet 5 Pro Bocor, Usung Layar OLED 185Hz dan Snapdragon 8 Elite