- GoTo & Kemenkes gelar cek kesehatan gratis bagi ratusan mitra driver Gojek di Jakarta.
- Program dukung target nasional 2026 untuk pemeriksaan kesehatan 136 juta masyarakat.
- Menteri Ekraf tegaskan kesehatan driver ojol jadi prioritas sesuai arahan Presiden.
Suara.com - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (Grup GoTo) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program prioritas pemerintah. Kali ini, perusahaan ekosistem digital terbesar di Indonesia tersebut menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi ratusan mitra driver Gojek.
Bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Komunikasi Pemerintah RI, kegiatan ini berlangsung di Kantor Operasional Gojek, Kemang Timur, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Program ini merupakan bagian dari agenda nasional yang menargetkan pemeriksaan kesehatan bagi 136 juta penduduk Indonesia pada tahun 2026. GoTo mengambil peran aktif dengan membuka akses layanan kesehatan bagi para pejuang aspal di ekosistemnya.
Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya yang hadir dalam acara tersebut, mengapresiasi langkah nyata ini. Ia menyebut kesehatan mitra driver sangat krusial mengingat mobilitas mereka yang sangat tinggi.
"Teman-teman ojol ini kan fisiknya harus prima. Dari pagi sampai malam keliling ratusan kilometer. Harus waspada dan deteksi dini, karena kita tidak hanya sayang diri sendiri, tapi juga keluarga," ujar Teuku Riefky di lokasi.
Ia menambahkan, hingga 10 Februari lalu, sudah ada 70 juta warga yang memanfaatkan layanan CKG ini. Perhatian terhadap kesehatan pekerja informal ini menurutnya merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
"Presiden Prabowo ingin Bapak dan Ibu selalu sehat di tengah panas dan hujan. Dengan cek ini, kita bisa tahu lebih awal. Kalau ada yang belum sehat, bisa segera dikontrol," tegasnya.
Dalam kegiatan ini, para driver mendapatkan layanan pemeriksaan fisik umum, tekanan darah, skrining gula darah, hingga pemantauan kesehatan paru-paru. Prosesnya dibuat cepat agar tidak mengganggu waktu kerja mitra.
Dukungan GoTo pada program CKG ini memperpanjang deretan inisiatif perusahaan dalam meningkatkan taraf hidup mitranya. Melalui program Bakti GoTo untuk Negeri, perusahaan sebelumnya telah mengucurkan berbagai bantuan mulai dari pembiayaan penuh iuran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan bagi Mitra Juara, pemberian Bonus Hari Raya, hingga beasiswa bagi keluarga mitra.
Baca Juga: Apakah BPJS Mandiri Bisa Beralih ke BPJS PBI? Ini Panduan Lengkapnya
Langkah strategis ini dinilai sejalan dengan visi pemerintah untuk memperkuat jaminan kesejahteraan pekerja di sektor ekonomi digital.
Yohana, salah satu mitra driver yang ikut serta, mengaku sangat terbantu. "Terima kasih kepada pemerintah dan Gojek. Kami jadi tahu kondisi fisik masing-masing dan apa yang harus dirawat," ungkapnya.
Hal senada diungkapkan Ronald, mitra driver lainnya. Ia berharap program ini terus berkelanjutan. "Sangat penting buat kita di lapangan tahu kondisi diri seperti apa, baik untuk diri sendiri maupun keluarga," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Pergerakan Harga Perak Sepekan, Tren Positif Sejak Awal Pekan
-
Pansel Jamin Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK Bebas Nepotisme
-
IHSG Terus Menguat ke Level 8.200 di Sesi I, PIPA Hingga PADI ARA
-
BPDP Ungkap Penerimaan Ekspor Sawit Tembus Rp 31 Triliun di 2025
-
Harga Minyak Stabil di Tengah Ketegangan Diplomatik AS - Iran
-
Nasib Apes Emiten Udang Kaesang, PMMP Rugi Rp1,9 Triliun dan Ekuitas Minus di 2025
-
Syarat Jadi Bos OJK: Bukan Pengurus Partai dan Tidak Pernah Dipidana!
-
Dilema Diskon Tiket Lebaran: Saat Pemerintah Kalah Cepat dari Tombol "Checkout" Pemudik
-
BCA Syariah Catat Laba Rp212 Miliar, Ini Pendorongnya
-
PLN Mobile dan Ekosistem EV: Jalan Baru Layanan Kelistrikan di Era Transisi Energi