Suara.com - Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi atau Bakti Kementerian Komunikasi dan Informatika menyebutkan Satelit Indonesia Raya atau Satria-1 dapat meningkatkan sinyal Base Transceiver Station (BTS) 4G yang dibangun oleh mereka di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
"Nah setelah kita sudah bisa meluncurkan proyek SATRIA-1, yang kita miliki dan kita bangun dan beroperasi di akhir 2023 dan sudah ada diorbit. Selain menambah titik akses internet, itu juga menambah kapasitas BTS 4G," kata Direktur Infrastruktur Bakti Kominfo Bambang Nugroho saat ditemui di lokasi BTS Selong Belanak, Lombok Tengah, Rabu (6/10/2022).
Saat ini mayoritas BTS 4G yang dibangun oleh Bakti Kominfo memanfaatkan VSAT (Very Small Aperture Terminal) perangkat yang berbentuk piringan itu berfungsi sebagai terminal pemancar dan penerima transmisi satelit.
Salah satu infrastruktur BTS yang menggunakan VSAT yaitu BTS 4G di desa Selong Belanak, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Setelah hadirnya infrastruktur tersebut, masyarakat di tiga dusun yang berada di sekitar infrastruktur BTS 4G tersebut diklaim bisa melakukan kegiatan telekomunikasi dengan lebih optimal seperti melakukan panggilan video maupun mengakses internet.
Sebelumnya komunikasi yang hanya mengandalkan jaringan seadanya terbilang tidak efektif dan justru pertemuan langsung menjadi andalan masyarakat di desa tersebut
"Setelah adanya (BTS) dari Kominfo ini, kami merasa merdeka. Kalau dulu ditelepon sama teman di luar, kalau enggak nyambung HP-nya, akhirnya yang telepon langsung cari orangnya aja ke rumahnya," kata Kepala Dusun Lekok Dalem di Selong Belanak Rajab menceritakan manfaat BTS 4G di desanya.
Selain upaya di masa mendatang memanfaatkan SATRIA-1, BAKTI Kominfo juga saat ini tengah berupaya menguatkan jaringan fiber optik nasional agar kesetaraan akses telekomunikasi bisa lebih optimal.
Untuk layanan fiber optik, Bakti Kominfo merencanakan proyek bernama Palapa Ring Integrasi dengan demikian jalur backbone fiber optik skala nasional bisa terwujud. Rencana itu masih dimatangkan sembari menanti masalah pembiayaan dan anggaran untuk memenuhinya.
Baca Juga: Pembangunan Sudah Capai 68 Persen, Jadwal Operasi Satelit Satria-1 Masih Sesuai Target
Harapannya tidak hanya menguatkan jaringan telekomunikasi di kota-kota saja, namun juga bisa menjangkau daerah-daerah 3T yang berpotensi memanfaatkan fiber optik.
Terkait peluncuran SATRIA-1, Kementerian Kominfo menjadwalkan untuk diluncurkan pada pertengahan 2023 dan diharapkan satelitnya bisa mulai beroperasi di akhir 2023.
Berita Terkait
-
Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara
-
Feri Amsari Akui Ada 'Niat Jahat', Abu Janda di Backstage: Santai Bang Itu Cuma Performa Doang
-
Pendidikan Abu Janda yang Maki-Maki Akademisi dan Mantan Dubes RI di TV, Ternyata Lulusan Inggris
-
Detik-Detik Abu Janda Ngamuk saat Debat Soal Amerika, Maki Dubes RI Ikrar Nusa Bakti: Jagoan Gue!
-
Dinas Bina Marga DKI Bersihkan Koridor 13 Transjakarta dan Perbaiki Jalan Berlubang
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Resmi Rilis, Booster Pack Ancaman Bayangan Bawa Strategi Baru Pokemon TCG
-
Gigabyte Resmi Rilis AORUS GeForce RTX 5080 INFINITY dan INFINITY WOOD, Punya Desain Premium
-
7 Rekomendasi HP Murah Rp 1 Jutaan, Solusi Produktivitas Basic hingga Driver Ojek Online
-
GrabUnlimited Gandeng NPD, Member Kini Bisa Nikmati Pengalaman Eksklusif di Luar Diskon
-
ITSEC Asia Investasi AI Rp11 Miliar, Bidik Pertumbuhan Bisnis Software hingga 2031
-
Vivo X500 Pro Max Bocor! Kamera Sony LOFIC 50MP, Periskop 200MP Siap Gebrak Pasar
-
Samsung Beri Sinyal Galaxy Z Fold8 dan Z Flip8 Meluncur 22 Juli, Fold8 Ultra Ikut Debut?
-
Teknologi dan AI Dongkrak UMKM, DANA Beri Penghargaan 35 Pemenang SisBerdaya 2026
-
3 HP Midrange Vivo Terbaik 2026 Pilihan Reviewer: Layar AMOLED, 5G, hingga Kamera Rasa Flagship
-
Suara AI Bisa Meniru Pejabat, Komdigi Peringatkan Modus Scam Baru Rugikan Masyarakat Rp7,5 Triliun