Suara.com - WhatsApp baru saja mengumumkan fitur baru yang disebut "Kunci Obrolan" yang memungkinkan pengguna untuk menjaga percakapan tertentu lebih pribadi.
Fitur ini memungkinkan kamu mengunci percakapan apa pun, yang menempatkannya di folder khusus yang hanya dapat diakses melalui biometrik, seperti sidik jari atau pemindaian wajah, atau dengan memasukkan kata sandi saat ini.
Ini juga secara otomatis menyembunyikan referensi apa pun ke obrolan yang terkunci di umpan notifikasi.
Mengunci obrolan tampaknya cukup mudah. Cukup ketuk nama obrolan pribadi atau grup dan pilih opsi kunci.
Dilansir laman Engadget, Kamis (18/5/2023), saat ingin membaca obrolan, masukkan kata sandi atau selesaikan pemindaian biometrik.
WhatsApp mengatakan ini adalah fitur hebat bagi mereka yang berbagi ponsel dengan anggota keluarga dan ingin menghindari snafu ketika "orang lain memegang ponsel Anda pada saat yang tepat ketika obrolan khusus tiba."
Fitur baru ini juga memungkinkan kamu mengunci WhatsApp sepenuhnya di belakang otentikasi biometrik.
Orang-orang di belakang aplikasi perpesanan populer mengatakan bahwa mereka sibuk menyiapkan lebih banyak fitur untuk Kunci Obrolan, seperti kemampuan membuat kata sandi khusus untuk setiap obrolan dan alat untuk mengunci obrolan di beberapa perangkat.
Perusahaan induk Meta sangat sibuk berusaha menjaga WhatsApp tetap aman dan andal, dengan meningkatkan sistem verifikasi untuk mencegah calon penipu dan menambahkan lebih banyak opsi untuk menangani pesan yang hilang.
Baca Juga: 20 Poster Hari Kenaikan Isa Almasih 2023, Unggah di Facebook, Instagram, dan WhatsApp
Fitur privasi baru Kunci Obrolan telah diluncurkan untuk pengguna WhatsApp.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi