Suara.com - Sangat menyenangkan untuk melakukan hal-hal yang bisa kita nikmati seperti bermain game untuk hiburan. Tetapi, akan menjadi buruk jika terlalu jauh sampai kecanduan game. Lantas bagaimana cara mengatasi kecanduan main game bagi orang dewasa?
Untuk mengatasi kecanduan main game bagi orang dewasa, kita harus mengetahui dulu apakah dia sudah dalam level kecanduan atau belum. Ada beberapa tanda seseorang sudah mengalami kencanduan game, berikut tanda-tanda tersebut.
- Berpikir tentang bermain game sepanjang waktu
- Merasa gusar atau ada yang kurang jika tak bermain game
- Perlu menghabiskan lebih banyak waktu bermain game baru merasa lebih baik
- Tidak bisa berhenti atau bahkan bermain sampai menghabiskan waktu dan lupa mengerjakan hal-hal pokok dalam kehidupan.
- Tidak ingin melakukan hal-hal lain yang dulu disukai.
- Mengalami masalah di tempat kerja, sekolah, atau rumah karena game.
- Mulai berbohong kepada orang-orang terdekat tentang berapa banyak waktu yang dihabiskan hanya untuk bermain game.
- Menggunakan game untuk meredakan suasana hati dan perasaan buruk.
Mungkin sulit untuk melihat masalah ini dalam diri sendiri. Namun ada beberapa petunjuk yang sebaiknya kamu perhatikan, misalnya jumlah waktu yang dihabiskan untuk bermain game, jika kamu merasa baik-baik saja tapi orang terdekat sudah mengatakan kamu terlalu banyak main game, maka itu pertanda bahwa sudah waktunya kamu mengurangi waktu bermain game.
Cara mengatasi kecanduan main game bagi orang dewasa
Cara-cara di bawah ini mungkin akan jadi cara efektif untuk mengatasi kecanduan game bagi orang dewasa.
- Buat jadwal dan batas waktu untuk bermain game. Misalnya setengah jam sampai satu jam saja setiap hari.
- Alihkan keinginan main game dengan melakukan hobi lain yang juga mengasyikkan, misalnya bermain alat musik, main sepakbola, tenis, dan masih banyak lagi jenis hobi di luar sana yang bisa membuatmu beranjak dari game komputer.
- Berkomitmen pada pekerjaan, keluarga, dan disiplin untuk mewujudkan sesuatu yang lebih nyata daripada permainan game.
- Buang semua jenis game yang ada di rumah atau uninstal game yang kamu instal di smartphone kamu. Mulailah berkomitmen menggunakan smartphone untuk berkomunikasi dan meningkatkan produktifitas.
- Jika cara-cara tersebut tidak mempan, cobalah lakukan treatmen dengan melibatkan pertolongan ahli/medis.
Berbagai jenis terapi dapat dicoba untuk mengatasi kecanduan main game pada orang dewasa. Terapi untuk mengatasi kencaduan main game itu misalnya:
-Terapi perilaku kognitif (CBT) - terapi berbicara yang sering digunakan untuk mengobati berbagai jenis kecanduan, karena terlihat secara proaktif mengatasi alasan mendasar mengapa kita bisa terjebak dalam pola bermain video game secara berlebihan.
- Terapi keluarga – terapi keluarga untuk kecanduan game dapat sangat berguna untuk mengatasi masalah apa pun di rumah yang mungkin menyebabkan kita beralih ke video game sebagai cara untuk menghindari konfrontasi.
- Self-help dan terapi kelompok - sesi terapi kelompok dapat sangat berguna ketika mencoba untuk mengatasi kecanduan game. Grup ini dapat membantu kita bahwa bermain game sama sekali bukan hobi unik yang membantu diri sendiri ketika itu menjadi masalah, dan grub diskusi juga membantu menyadari bahwa orang lain juga mengikuti proses mengatasi kencaduan game dengan cara yang persis sama.
Baca Juga: Platform Game Fun Slot Baru Saja Merayakan Ulang Tahunnya yang ke-3!
Demikian itu rekomendasi cara mengatasi kecanduan main game bagi orang dewasa. Semoga dapat membantu.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Daftar Harga OPPO Find X9 Ultra dan Find X9s, HP Flagship Kamera Hasselblad Terbaru
-
6 Tablet Terlaris dan Paling Dicari di Indonesia 2026: Harga Mulai 1 Jutaan, Performa Jempolan
-
Asus ROG Zephyrus G14 Resmi Masuk Indonesia, Laptop Gaming Tipis dengan RTX 5070 dan AI Canggih
-
Smart Lock Ezviz Terbaru Resmi Meluncur, Bisa Buka Pintu Pakai Wajah dan Telapak Tangan
-
Harga iPhone Terbaru Akhir Mei 2026 Naik: Seri Pro Makin Mahal, iPhone 16e Malah Turun
-
8 Rekomendasi HP 5G Murah Harga Rp3 Jutaan dengan Kamera Bagus, Lancar Main Game
-
Siapa Orang Indonesia yang Diduga Palsukan Riset di Denmark? Begini Klarifikasinya
-
Rincian Fitur Oppo Enco Air 5s, TWS Ringan dengan ANC Tahan Lama
-
Viral Orang Indonesia Diduga Palsukan Riset di Konferensi Internasional, Tuai Hujatan
-
Usung Baterai Jumbo dan Layar 3.000 Nits, Honor Watch 6 Plus Tahan 35 Hari