Suara.com - Google menghadirkan Bard yang hingga kini masih terus dalam proses pengembangan, diyakini untuk membantu menjelajahi keingintahuan, mengembangkan imajinasi, dan akhirnya mewujudkan ide, tidak hanya dengan menjawab pertanyaan.
"Bard dirancang sebagai antarmuka LLM yang memungkinkan pengguna untuk berkolaborasi dengan AI generatif," ujar Jack Krawczyk, Sr. Director, Product Management, Bard.
Menurutnya, ini mengacu pada informasi dari web untuk memberikan tanggapan baik dan berkualitas tinggi.
Bard dapat digunaan untuk meningkatkan produktivitas, mempercepat ide, dan membangkitkan rasa ingin tahu.
Kamu dapat meminta Bard untuk memberi kiat untuk mencapai tujuan membaca lebih banyak buku tahun ini, menjelaskan fisika kuantum dalam istilah sederhana, atau memicu kreativitas dengan membuat kerangka entri blog.
"Di bulan Mei, kami memindahkan Bard ke PaLM 2, large language model (LLM) yang jauh lebih mumpuni dan telah memungkinkan banyak peningkatan terbaru kami — termasuk keterampilan matematika dan penalaran tingkat lanjut serta kemampuan coding," dia menjelaskan.
Dalam beberapa minggu terakhir, pengkodean telah menjadi salah satu hal paling populer yang dilakukan orang dengan Bard.
Bard sudah tersedia di sebagian besar wilayah dunia dan dalam sebagian besar bahasa yang banyak digunakan.
"Selain itu, kami meluncurkan fitur-fitur baru untuk membantu Anda menyesuaikan pengalaman dengan lebih baik, meningkatkan kreativitas, dan melakukan lebih banyak hal," ungkapnya.
Baca Juga: Mobil Taksi Online Nyangkut di Bantaran Kali Mookervart Cengkareng Gegara Ikuti Petunjuk Google Maps
Kamu dapat berkolaborasi dengan Bard dalam lebih dari 40 bahasa, termasuk Arab, Mandarin, Jerman, Hindi, dan Spanyol.
Kamu sekarang juga dapat mengakses Bard di lebih banyak tempat, termasuk Brasil dan Eropa.
"Sebagai bagian dari pendekatan kami yang berani dan bertanggung jawab terhadap AI, kami telah secara proaktif melibatkan para pakar, pembuat kebijakan, dan regulator dalam ekspansi ini," kata Jack Krawczyk.
Selanjutnya, dia menambahkan, dalam menghadirkan Bard secara bertahap di lebih banyak wilayah dan bahasa, Google akan terus menggunakan Prinsip AI sebagai panduan, mempertimbangkan masukan dari pengguna, dan mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi privasi dan data orang-orang.
Google meluncurkan tiga update agar respons Bard lebih sesuai dengan kebutuhan.
1. Mendengarkan respons:
Berita Terkait
-
Aturan C-18 Berlaku, Google Bakal Hapus Konten Berita Kanada dari Mesin Pencarian
-
Ragnarok Origin Memperkenalkan Fitur Major League
-
Cara Buat Iklan Mengarahkan ke WhatsApp Tanpa Akun Facebook
-
Deretan Keahlian Ini Dicari Perusahaan Teknologi
-
Viral, 4 Fakta Google Form Dipakai Buat Revenge Porn, Polri Diminta Bertindak!
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan
-
Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru
-
Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google
-
Bujet Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan Review Memuaskan
-
45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Juni 2026: Tahan Puzzle Messi Demi Pemain OVR 118