Suara.com - Microsoft bersiap meluncurkan versi baru Windows, yang untuk sementara diberi nama sandi “Hudson Valley,” yang berpotensi dipasarkan sebagai Windows 12.
Pembaruan baru ini, menurut berbagai sumber, diharapkan akan dirilis pada paruh kedua 2024.
Kabarnya, versi baru Windows ini akan merevolusi sistem operasi dengan fokus kuat pada kecerdasan buatan (AI).
Versi awal Hudson Valley saat ini sedang menjalani pengujian di saluran Windows Insider Canary, dengan versi RTM dijadwalkan dirilis pada April 2024.
Fokus utama Hudson Valley adalah meningkatkan pengalaman pengguna melalui AI.
Fitur utamanya mencakup Windows Shell yang digerakkan oleh AI dan asisten Copilot AI “co-pilot tingkat lanjut”.
Asisten ini dirancang untuk beroperasi terus-menerus di latar belakang, meningkatkan fungsi seperti pencarian, peluncuran aplikasi, manajemen alur kerja, dan pemahaman konteks.
AI akan terintegrasi secara mendalam di seluruh sistem operasi, sehingga memerlukan perangkat keras NPU (Neural Processing Unit) baru untuk kinerja optimal.
Akibatnya, kebutuhan perangkat keras untuk komputer akan meningkat secara signifikan.
Baca Juga: Produk 'ChatGPT' AI Buatan Meta Sudah Bisa Dicoba di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Hal ini berpotensi membuat komputer lama tidak kompatibel dengan beberapa fitur yang berfokus pada AI.
Tingkat perakitan PC AI yang dilengkapi dengan NPU diperkirakan akan meningkat tajam hingga mencapai 81 persen pada 2027, menurut perkiraan IDC.
Dilansir dari laman Gizmochina, Senin (11/12/2023), hal ini menunjukkan adanya tren adopsi AI secara umum di pasar PC.
Pembaruan terkini di Windows 11, termasuk pembaruan Copilot AI dan Penghapusan Latar Belakang di Paint, mengisyaratkan komitmen berkelanjutan Microsoft terhadap peningkatan yang didukung AI.
Selain itu, peta jalan baru untuk siklus pembaruan Windows dilaporkan sedang dikerjakan.
Selain Copilot canggih, Hudson Valley dikabarkan akan memperkenalkan wallpaper bertenaga AI dengan efek paralaks dinamis dan kemampuan interaksi, fitur Resolusi Super yang meningkatkan kualitas gambar dalam foto, video, dan game.
Berita Terkait
-
Cara Mengubah Satuan Inci ke CM di Microsoft Word, Mudah Namun Tak Banyak yang Tahu
-
Cara Memunculkan Penggaris di Microsoft Word, Dokumen Auto Rapi
-
Kominfo Ajak Dunia Internasional Melek Fenomena AI
-
Segera Digelar Dialog Publik untuk Bahas SE Menkominfo yang Atur Etika Penggunaan AI
-
Kominfo Sebut AI Berpotensi Bantu Ekonomi Indonesia hingga Rp 5.673 Triliun di 2030
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Samsung Galaxy A27 Segera Hadir, Snapdragon Bakal Gantikan Exynos?
-
Realme 16T 5G Debut Pekan Depan, Usung Baterai Jumbo 8.000 mAh
-
Heboh DM Instagram Disebut Tak Lagi Aman, Pakar Siber Ungkap Faktanya soal Enkripsi
-
Kumpulan Prompt AI Edit Foto Masa Kecil vs Masa Kini, Hasil Estetik dan Emosional
-
Lawan Berat Redmi dan Honor: Huawei Siapkan HP Baru Baterai 10.000 mAh+
-
Bukan Hiu, Inilah Daftar Hewan Paling Mematikan Bagi Manusia di Dunia
-
Cara Mengembalikan Foto yang Terhapus Permanen di HP Android dan iPhone
-
Tecno Camon Slim 5G Lolos Sertifikasi, HP Tipis dengan Baterai 7.000 mAh
-
vivo X300 Ultra Resmi di Indonesia, Kamera 200MP dan Video Cinematic Bikin iPhone Ketar-Ketir
-
Jelang Perilisan, Forza Horizon 6 Diduga Jadi Korban Pembajakan