Suara.com - Berdasarkan data dari Statisa Lembaga riset yang berasal dari Jerman, sebanyak 66 persen populasi dunia memiliki akses terhadap internet.
Itu berarti 5,35 miliar orang menggunakan Wi-Fi setiap hari di seluruh dunia. Baik untuk pekerjaan sehari-hari atau browsing media sosial.
Meskipun sebagian besar dari kita memiliki akses ke internet, banyak yang tidak mengetahui arti sebenarnya dari Wi-Fi.
Seperti halnya internet dan media sosial pada khususnya, ada banyak menebak mengenai apa sebenarnya arti Wi-Fi.
Menyudur dari Unilad, Cara penulisan Wi-Fi membuat sebagian besar orang mengira itu kependekan dari sesuatu.
Salah satu penjelasan yang dibahas di web adalah bahwa Wi-Fi adalah plesetan dari Hi-Fi dan fidelitas nirkabel.
Dan Anda akan terkejut mengetahui bahwa WiFi sebenarnya tidak berarti apa pun.
Phil Belanger, salah satu pendiri Wi-Fi Alliance, menjelaskan: "Wi-Fi tidak berarti apa pun. Ini bukan akronim. Tidak ada artinya."
Tampaknya Wi-Fi diciptakan secara ajaib oleh perusahaan pemasaran Interbrand, yang ditugaskan untuk menciptakan nama yang mudah diingat.
Baca Juga: Ekspansi Layanan Internet, PT JIP Kantongi Lisensi JARTUP
Istilah teknisnya adalah IEEE 802.1, yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan itu.
Jadi, saat itulah ide-ide dilontarkan dan tim akhirnya memutuskan untuk menggunakan Wi-Fi sebagai namanya.
Daftar sepuluh nama telah dipikirkan sebelumnya, dengan Wi-Fi sebagai pemenangnya pada akhirnya.
Interbrand mengatakan: "Kami mengusulkan nama Wi-Fi, karena pelanggan memberi tahu kami bahwa kemiripannya dengan konsep yang sudah dipahami secara luas, hi-fi, singkatan dari 'high fidelity' membantu mereka memahami konsep tersebut.
“Namanya mencerminkan bahwa, bahkan tanpa kabel, Wi-Fi menghadirkan koneksi berkualitas tinggi dan lossless ke mana pun Anda pergi.”
Sejujurnya, saya masih belum bisa mengatasi Wi-Fi dan HiFi yang tidak terhubung.
Namun, menurut Belanger, masih banyak lagi alasan orang menganggap Wi-Fi terkait dengan fidelitas nirkabel.
“Satu-satunya alasan Anda mendengar tentang Wireless Fidelity adalah karena beberapa rekan saya di grup merasa takut. Mereka tidak memahami branding atau pemasaran. Mereka tidak dapat membayangkan menggunakan nama Wi-Fi tanpa penjelasan literal,” dia menjelaskan.
“Jadi kami berkompromi dan sepakat untuk menyertakan tag line 'The Standard for Wireless Fidelity' bersama dengan namanya.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN