Suara.com - Daftar finalis Tokoh Terkorup 2024 yang dikeluarkan oleh Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) viral menjadi perbincangan. OCCRP baru-baru ini mengungkap alasan mengapa mantan Presiden RI Jokowi masuk ke finalis tokoh terkorup.
Menurut OCCRP, Jokowi masuk ke dalam daftar tokoh terkorup karena adanya voting online dan laporan dari para ahli. OCCRP menjelaskan bahwa terdapat persepsi kuat atas laporan masyarakat sehingga Jokowi masuk ke dalam daftar.
Lembaga internasional itu turut menyoroti kebijakan Jokowi yang dinilai telah melemahkan lembaga antikorupsi, KPK. Setelah laporan tersebut, OCCRP trending topik di X regional Indonesia dalam dua hari terakhir dengan puluhan ribu cuitan. OCCRP bahkan masuk sebagai 'Trending Terlama' di X regional Indonesia menurut platform Trends24.in.
Alasan Khusus OCCRP Memasukkan Jokowi ke Finalis Tokoh Terkorup 2024
Berdasarkan keterangan resmi OCCRP yang diunggah pada 2 Januari 2025, mereka telah menerima lebih 55.000 kiriman, termasuk beberapa tokoh politik paling terkenal beserta individu yang kurang dikenal.
OCCRP lantas mengerucutkan lima tokoh dengan suara terbanyak ke dalam daftar Finalis Tokoh Terkorup 2024. Deretan tokoh tersebut mencakup Presiden Kenya William Ruto, Mantan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu, Mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina, dan pengusaha India Gautam Adani.
Mereka akhirnya memilih Bashar al-Assad sebagai Person of The Year edisi 2024 di luar tokoh dengan nominasi serta suara terbanyak. Ia terbukti memajukan kejahatan dan korupsi secara global sehingga merusak demokrasi dan hak asasi manusia.
'Penghargaan' itu diputuskan oleh panel juri ahli dari masyarakat sipil, akademisi, dan jurnalisme. OCCRP sendiri merupakan jaringan jurnalis investigasi global yang mendukung lebih dari 50 media independen di enam benua termasuk Eropa, Afrika, dan Asia Tengah.
"OCCRP tidak memiliki bukti bahwa Jokowi terlibat dalam korupsi untuk keuntungan finansial pribadi selama masa jabatannya. Namun, kelompok masyarakat sipil dan para ahli mengatakan bahwa pemerintahan Jokowi secara signifikan melemahkan komisi antikorupsi (KPK) di Indonesia. Jokowi juga dikritik secara luas karena merusak lembaga pemilihan umum dan peradilan Indonesia untuk menguntungkan ambisi politik putranya, yang sekarang menjadi wakil presiden di bawah presiden baru Prabowo Subianto," bunyi keterangan dari OCCRP.
Baca Juga: Kejagung Ajukan Memori Banding Merespons Prabowo Pada Kasus Harvey Moeis
Meski tak mempunyai bukti Jokowi terlibat korupsi, OCCRP mengaku menerima banyak laporan dari para ahli mengenai indikasi perilaku tersebut.
Daftar finalis tokoh terkorup diharapkan membuat orang-orang yang berada di dalamnya waspada mengingat mereka diperhatikan oleh banyak mata.
"Para juri menghargai nominasi warga negara, tetapi dalam beberapa kasus, tidak ada cukup bukti langsung tentang korupsi yang signifikan atau pola pelanggaran yang sudah berlangsung lama, Namun, jelas ada persepsi yang kuat di antara warga negara tentang korupsi dan ini seharusnya menjadi peringatan bagi mereka yang dinominasikan bahwa masyarakat sedang memperhatikan, dan mereka peduli. Kami juga akan terus memperhatikan," kata Drew Sullivan selaku pendiri OCCRP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9