Suara.com - Para penelitidi Lookout Threat Lab mencatatkan beberapa temuan memprihatinkan selama Q3 2024, salah satunya perangkat iOS lebih rentan terhadap ancaman phising dan konten web dibandingkan Android.
Dilansir dari laman resmi Lookout, Sabtu (4/1/2025), terjadi peningkatan 17 persen dalam pencurian kredensial yang berfokus pada perusahaan dan upaya phising di kuartal terakhir.
Selain itu, peningkatan sebanyak 32 persen terjadi dalam jumlah deteksi aplikasi berbahaya.
Para peneliti di Lookout Threat Lab baru-baru ini juga mengungkapkan dua penemuan keluarga perangkat pengawasan seluler penting yang telah mereka lacak selama beberapa waktu sekarang.
Kedua keluarga tersebut dioperasikan oleh kelompok ancaman persisten tingkat lanjut (APT) yang berbasis di China dan Rusia.
"Berkat kumpulan data berbasis AI terdepan di industri kami yang terdiri dari lebih dari 220 juta perangkat, 360 juta aplikasi, dan miliaran item web, kami dapat mengidentifikasi tren global yang membantu memberi tahu tim keamanan di setiap industri dan geografi tentang cara melindungi data dari ancaman seluler, tempat kerentanan seluler menghadirkan risiko, dan mengintegrasikan telemetri perangkat seluler ke dalam strategi keamanan titik akhir perusahaan mereka melalui integrasi SIEM, SOAR, atau XDR," jelas perusahaan.
Laporan ini merupakan ringkasan temuan dari kuartal ketiga tahun 2024 dan membuktikan bahwa ancaman seluler harus dianggap sebagai bagian penting dari strategi keamanan perusahaan masa kini.
Secara global, phishing seluler dan konten web berbahaya telah menjadi sinonim dengan kompromi email bisnis (BEC), serangan bypass MFA, peniruan identitas eksekutif, dan eksploitasi kerentanan.
Serangan ini biasanya berbiaya rendah dan berhadiah tinggi, dan karena alasan tersebut telah menjadi langkah awal yang lebih disukai dalam rantai pemusnahan modern.
Baca Juga: Rilis 3 Tahun Lalu di Indonesia, Poco F4 GT Tak akan Terima Android 15
Perkembangan terbaru dalam vektor ancaman ini adalah penggunaan serangan peniruan identitas eksekutif, yang memanfaatkan senioritas seseorang dan keinginan bawaan karyawan tingkat bawah untuk membantu bersama-sama guna mendorong tingkat keberhasilan yang lebih tinggi.
Dengan menciptakan situasi yang sangat mendesak dan mengandalkan kurangnya keakraban antara eksekutif dan karyawan, penyerang meyakinkan karyawan untuk berbagi data sensitif, mengunjungi halaman phishing, atau mengirimi mereka uang.
Meskipun jumlah gabungan keseluruhan menurun secara global dari apa yang dilihat di Q2, ada peningkatan yang signifikan (17 persen) dalam phishing yang menargetkan perusahaan dan serangan web.
Faktanya, di seluruh basis pelanggan Lookout, jumlah perangkat iOS lebih dari dua kali lipat dibandingkan perangkat Android.
Tercatatkan, sebanyak 19 persen perangkat iOS perusahaan terpapar setidaknya satu serangan phishing seluler di masing-masing tiga kuartal pertama tahun 2024.
Sebanyak 10,9 persen perangkat Android perusahaan terpapar setidaknya satu serangan phishing seluler di masing-masing tiga kuartal pertama tahun 2024.
Berita Terkait
-
Foto Terbaru Susah Dicari di iOS 18.1.1? Begini Cara Mengatasinya!
-
Nyobain Kecanggihan Smartphone di Google Android AI Zone
-
Pengguna iPhone Diimbau Berhati-hati: Pembaruan iOS 18 Picu Kontroversi
-
Review Hidup Peternak Lele: Game Simulasi Bagaimana Rasanya Jadi Juragan Ikan
-
Daftar 56 HP Xiaomi Akan Terima Pembaruan HyperOS Berbasis Android 16
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
5 HP Lipat Termurah 2026 dengan Desain Futuristik dan Spek Dewa
-
50 Kode Redeem FF Malam Ini 25 Januari 2026 Spesial Skin Jujutsu Kaisen
-
Redmi Note 15 Pro 5G vs Redmi Note 14 Pro 5G: Upgrade Baterai Jumbo, Apakah Lebih Worth It?
-
5 Rekomendasi Tablet Layar AMOLED untuk Game dengan Spek Dewa
-
Link Nonton Live Streaming Final M7 Mobile Legends: Alter Ego Tantang Aurora Gaming
-
31 Kode Redeem FC Mobile Malam Ini 25 Januari 2026, Ada Bocoran CR7 OVR 117
-
Redmi Note 15 5G vs Redmi Note 14 5G: Mana yang Paling Worth It di Harga Rp3 Jutaan?
-
Wi-Fi 8 Segera Tiba, MediaTek Filogic 8000 Janjikan Koneksi AI Lebih Stabil
-
Cara Klaim Kode Redeem TheoTown Terbaru untuk Dapat Berbagai Hadiah
-
Cara Cek FUP IndiHome Terbaru, Mudah Lewat Aplikasi dan SMS