Perusahaan dapat mengatur beberapa agen untuk memberi tahu manajer supply chain tentang gangguan inventaris kantor, merekomendasikan pemasok baru, serta mengeksekusi pesanan penjualan yang bisa menangani tugas keseharian dalam rangka menjaga penjualan tetap berjalan lancar.
3. AI sebagai rekan
Di luar pekerjaan umum, AI diharapkan bisa mempermudah hidup Anda pada tahun 2025. Misalnya Microsoft Copilot mampu mendukung Anda sepanjang hari sebagai rekanan AI.
Copilot akan membantu menyederhanakan dan memprioritaskan tugas-tugas seperti mengelola banyaknya informasi harian sehingga bisa menghadirkan lebih banyak waktu untuk Anda, sambil menjaga privasi, data, dan keamanan pengguna.
Perkembangan Copilot akan membantu Anda tetap terhubung dan akan memiliki kemampuan baru. Misalnya, Copilot Daily akan mengawali hari Anda dengan membacakan ringkasan berita dan cuaca yang relevan melalui suara yang sudah Anda kenali.
Ketika Anda memilih untuk menggunakan Copilot Vision, AI akan dapat mengetahui apa yang Anda lihat secara online dan berbicara dengan Anda tentang hal tersebut, karena AI akan memahami halaman web yang Anda lihat. Hal ini memungkinkan AI untuk menjawab pertanyaan dan menyarankan langkah selanjutnya kepada Anda.
4. AI makin efisien
Meskipun AI membutuhkan sumber daya seperti energi, adanya solusi inovatif membantu menghadapi tantangan sumber daya ini. Contohnya, meski beban data center global pada tahun 2020 sebesar kurang-lebih sembilan kali lipat dari tahun 2010, tapi permintaan listrik data center hanya meningkat 10%.
Hal tersebut merupakan sumbangsih Microsoft yang bekerja sendiri serta dengan pihak lain, seperti AMD, Intel, dan NVIDIA, untuk membuat hardware-nya menjadi lebih efisien. Mulai dari seri silikon kustomnya, Azure Maia dan Cobalt, hingga unit pengubah panas liquid yang dirancang untuk mendinginkan sistem AI secara efisien.
Baca Juga: Bocoran Fitur AI yang Akan Rilis di Samsung Galaxy S25
Dalam beberapa tahun mendatang, datacenter baru yang mendukung AI akan mulai beroperasi dan tidak menggunakan air untuk pendinginan, dan perusahaan akan memperluas penggunaan sistem pendingin cair yang sangat efisien seperti cold plates. Hal ini adalah bagian dari upaya yang lebih luas untuk memastikan infrastruktur AI dibangun menjadi lebih efisien dan berkelanjutan pada tahun 2025.
5. AI yang bertanggung jawab
Pengukuran adalah cara mendefinisikan dan menilai risiko dalam AI, dan ini sangat penting untuk membangun AI yang bertanggung jawab. Salah satu perkembangan terbesar tahun ini dapat dirangkum dalam dua kata: pengujian dan penyesuaian.
Jika Anda dapat mengukur risiko dan ancaman, Anda dapat membantu mengatasi atau menguranginya. Ini berarti, misalnya, mendeteksi dan menangani konten yang tidak berdasar, yang dikenal sebagai "halusinasi," yaitu respons yang tidak akurat dari AI.
Orang-orang juga akan mendapatkan kendali yang lebih besar terhadap bagaimana aplikasi AI beroperasi dalam organisasi mereka. Mereka akan dapat menyesuaikan aplikasi yang menyaring konten dan menetapkan batasan yang sesuai dengan pekerjaan mereka.
Perusahaan game, misalnya, dapat menentukan jenis konten kekerasan apa yang dapat dilihat oleh karyawan yang mengembangkan sebuah game.
Berita Terkait
-
Bocoran Fitur AI yang Akan Rilis di Samsung Galaxy S25
-
Pakar Jabarkan 5 Evolusi AI dalam Serangan Phishing
-
"Kopi Sore AI Community" Menyambut Gegap Gempita Revolusi AI di Jatim
-
Mahfud MD Tanya AI Demi Cari Tahu Pemilik Pelat Nomor RI 36, Hasilnya Bikin Kaget
-
Erick Thohir Mau Seluruh Karyawan BUMN Cakap Gunakan AI, Ini Kata SIG
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Minigame Gratis, Resident Evil Requiem Tambah Mode Leon Must Die Forever
-
Nintendo Switch 2 Semakin Mahal
-
vivo S2 Bakal Hadir Lagi? Seri HP Mid-Range Legendaris Ini Dirumorkan Comeback pada 2026
-
Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
-
Blue Moon Mei 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Puncak dan Cara Melihatnya di Indonesia
-
Teknologi Baru untuk Bunda! Risiko Alergi Anak Kini Bisa Dicek Lewat HP
-
Oppo K15 Jadi Ancaman Baru Redmi dan Realme, Bawa Snapdragon 6 Gen 5
-
39 Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 9 Mei 2026, Ada Hadiah Star Shards dan Player OVR Tinggi
-
Gunung Dukono di Mana? Baru Saja Erupsi dan Memakan Korban
-
iPhone 18 Pro Bocor! Ini 7 Fitur Baru yang Disebut Bakal Jadi Revolusi Apple 2026