Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir akan meningkatkan kompetensi komunikasi karyawan BUMN dalam hal pemanfaatan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI).
Hal itu diungkapkan Staff Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga saat menggelar workshop bertema "Navigating the Future of Social Media with AI Technology" yang dihadiri 100 peserta BUMN.
Dalam keterangannya, Arya menyampaikan pentingnya mengikuti perkembangan zaman, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi.
"Hari ini kita dimudahkan dengan hadirnya AI, mempercepat kita dalam bekerja. Untuk itu, mulai tahun ini kita akan banyak belajar dengan teknologi, diharapkan semua BUMN dapat mengglorifikasi apa saja yang menjadi program pemerintah, Asta Cita Presiden," ungkapnya dikutip Sabtu (10/1/2025).
Lebih lanjut Arya menyampaikan pentingnya membangun narasi dalam berkomunikasi, membangun campaign secara efektif dan efisien, guna mewujudkan harapan masyarakat akan pembangunan yang berkelanjutan.
"Sebagai komunikator untuk memajukan BUMN, teman-teman paham bagaimana programnya, mana yang butuh promosi, mana yang perlu inovasi. Kita cari angle-angle untuk membangun komunikasinya dengan tujuan akhirnya meningkatkan ekonomi Indonesia," tambahnya.
Sebagai perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terdepan di Indonesia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mendukung inisiatif Kementerian BUMN untuk mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo melalui pemanfaatan teknologi komunikasi berbasis AI.
SIG Group mengikutsertakan 7 karyawan dalam kegiatan workshop tersebut.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengapresiasi Kementerian BUMN yang telah menginisiasi kegiatan workshop pemanfaatan digital dan AI dalam komunikasi media sosial bagi karyawan BUMN. SIG menyadari bahwa kehadiran teknologi AI bisa membawa manfaat besar untuk mendukung citra positif Perusahaan yang pada akhirnya berkontribusi terhadap kinerja.
Baca Juga: Erick Thohir: Elkan Baggott Tidak Cocok dengan Shin Tae-yong
“Teknologi AI telah membawa perubahan yang cukup signifikan dalam berbagai aspek kehidupan di era modern saat ini. Khususnya di bidang komunikasi, teknologi AI dapat dimanfaatkan sebagai alat yang efektif untuk menyampaikan pesan positif tentang Perusahaan ke publik dan pemangku kepentingan, bahkan membantu optimalisasi kegiatan pemasaran melalui saluran digital. Semoga kegiatan workshop ini membawa dampak besar bagi peningkatan skill berkomunikasi karyawan BUMN di media sosial,” ujar Vita Mahreyni.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Riset Ungkap Fakta di Balik Kritik Medsos Soal MBG
-
Tenor Rumah Subsidi Diperpanjang Jadi 30 Tahun, Pemerintah Klaim Cicilan Lebih Ringan
-
CEO World Economic Forum Mundur Usai Hubungannya dengan Jeffrey Epstein Terkuak
-
Negosiasi AS-Iran Berlanjut, Harga Minyak Dunia Melemah
-
Waspada Utang Pemerintah, Analis: Investor Bisa Cabut, Rupiah Makin Melemah
-
Keuangan Indonesia Terancam, S&P Peringatkan Kondisi Ekonomi Pemerintah RI
-
Belum Kering Lisan Sri Mulyani, Kini S&P Sudah Pasang Alarm Bahaya buat Fiskal RI
-
Beban Bunga Utang Naik, S&P Ingatkan Indonesia Bisa Turun Peringkat
-
Harga Emas Antam Makin Mahal Dipatok Rp 3,04 Juta/Gram, Berikut Daftarnya
-
Rupiah Makin Lemas Lawan Dolar, Takluk ke Level Rp 16.781/USD