Suara.com - Pro player dari Bigetron Sigma (BTR), Psychoo membagikan tujuh rekomendasi hero roamer terbaik di game Honor of Kings (HoK). Pilihan hero ini bisa dijadikan pemain untuk meraih kemenangan di permainan MOBA tersebut.
"Dalam Honor of Kings, peran roamer sangat krusial untuk meraih kemenangan. Dengan banyaknya pilihan hero yang tersedia, pemula seringkali kesulitan memilih yang tepat," kata Level Infinite Indonesia selaku pengembang game HoK, dikutip dari siaran pers, Rabu (5/2/2025).
Berikut 7 rekomendasi hero roamer untuk push rank di HoK ala BTR Psychoo.
Lian Po
Butuh benteng berjalan? Lian Po solusinya! Lian Po dinilai Psychoo sangat kuat untuk ukuran seorang tank. Karakter ini dilengkapi kemampuan untuk melakukan immune, sehingga mempersulit lawan untuk bisa menewaskan Lian Po.
Hal lain yang membuat Lian Po terasa makin istimewa adalah kemampuannya untuk bisa melakukan crowd control (CC). Di momentum yang pas, musuh yang berkumpul bisa jadi porak-poranda oleh Lian Po.
Zhang Fei
Zhang Fei adalah pilihan kedua dari Psychoo. Dengan kombinasi skill support dan kemampuan untuk bertransformasi menjadi "beast", Zhang Fei bisa mengeluarkan crowd control yang besar dengan menyembur lawan.
Di late game, HP Zhang Fei sangat tinggi, membuatnya sulit dikalahkan dalam team fight. Sebagai tank/support jarak dekat, Zhang Fei unggul dalam mengendalikan kerumunan musuh dan melakukan inisiasi pertempuran.
Dyadia
Butuh hero yang bisa menawarkan gaya bermain unik dengan menggabungkan healing, damage, dan CC? Jawabannya simpel, Dyadia. Hero roamer yang belum lama rilis ini sangat bisa diandalkan untuk memberikan support kepada tim, sekaligus meng-harass musuh.
Menurut Psychoo, kemampuan healing dan loncat dari Dyadia tak perlu diragukan lagi. Jadi, langsung saja pick Dyadia kalau kamu butuh roamer yang solid.
Baca Juga: 10 Rekomendasi HP dengan Stabilizer OIS Termurah Bulan Februari 2025
Mozi
Mozi adalah hero yang sangat menyebalkan, terutama ketika ditempatkan di pos roamer. Ia bisa membuat musuh kesulitan dengan menembakkan cannon melalui skill-nya, yang memberikan efek crowd control dan damage yang cukup besar.
Mozi semakin menyebalkan karena ultimate-nya yang memberikan efek crowd control dalam jangka waktu lama, membuat lawan kesulitan untuk bergerak dan bertahan.
Dolia
Popularitas Dolia bukan hanya karena penampilannya yang imut, tetapi karena skill-nya yang sangat efektif dan langka, yaitu kemampuan untuk mereset ultimate.
Dengan skill ini, Dolia dapat membantu rekan setim yang memiliki ultimate berguna di war untuk menggunakan ulti mereka lagi, yang tentunya sangat bermanfaat dalam pertempuran.
Sun Bin
Meskipun sering dijuluki hero “dark system”, Sun Bin ternyata sangat efektif di pro scene. Bahkan sering digunakan oleh para pro player, termasuk Psychoo.
Psychoo sendiri mengakui bahwa Sun Bin adalah hero roamer yang sangat apik. Sun Bin mampu memberikan boost movement speed kepada rekan setim, memberikan damage saat dibutuhkan, dan juga dapat memberikan heal yang krusial untuk tim. Keunggulan tersebut menjadikan Sun Bin pilihan yang solid dalam pertempuran.
Cai Yan
Cai Yan adalah hero roamer terakhir pilihan Psychoo. Sebagai hero yang berperan sebagai support sekaligus tank, Cai Yan sangat bisa diandalkan untuk membentengi carry tim dengan rapat, membuat tim musuh kesulitan untuk men-take down carry tersebut.
Psychoo menjelaskan bahwa kekuatan utama Cai Yan terletak pada kemampuannya untuk melakukan healing sambil memberikan damage reduction. Dengan kombinasi ini, Cai Yan menjadi sosok yang sangat sulit untuk diambil down, memberikan perlindungan yang solid bagi tim.
"Itulah 7 hero roamer pilihan dari Psychoo. Sekarang, kamu memiliki pilihan hero yang solid untuk mendominasi pertandingan. Dengan menggunakan hero roamer rekomendasi Psychoo dan mengikuti tips yang diberikan, kemungkinan untuk meraih win streak di ranked semakin terbuka lebar!" tulis Level Infinite.
Berita Terkait
-
10 Rekomendasi HP dengan Stabilizer OIS Termurah Bulan Februari 2025
-
The Sims 1 & 2 Kembali di PC! Rayakan Ulang Tahun ke-25 dengan Nostalgia
-
4 Rekomendasi Film dan Series Omara Esteghlal, Pacar Baru Prilly Latuconsina
-
Rekomendasi 5 Mobil Bekas di Bawah 200 Jutaan Februari 2025: Budget ala Brio, Kasta ala Pajero
-
Mulai dari Nol Hingga Sempat Tertipu, Begini Kisah Inspiratif Huda Maulana Jadi Bos Top Up Game
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN
-
Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah
-
Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada
-
HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact