Suara.com - Program Makan bergizi Gratis (MBG) yang secara resmi dilaksanakan pada awal Januari 2025 saat ini terus menjadi perhatian publik. Baru-baru ini, warganet menyoroti video iklan yang digunakan untuk mempromosikan program makan siang gratis tersebut.
Namun, warganet menemukan banyak kejanggalan dalam video itu. Publik juga menyoroti keputusan pemerintah yang menggunakan bantuan AI untuk membuat video promosi tersebut.
Sebuah akun TikTok @mindplace._ baru-baru ini menguliti sejumlah kejanggalan yang terlihat dalam video iklan program MBG. Dari awal mula video, beberapa benda terlihat tidak simetris dan bergerak, sehingga memberikan kesan tidak nyata.
"Aku mau ngomongin iklan ini nih, gila ya, aneh banget gitu loh. Video animasi tapi bikinnya pakai AI. Okelah kalau memang hasilnya bagus. Sayangnya, di sini menurutku mbokyo dikasih sentuhan manusianya dikit gitu loh," ucap pemilik akun.
Jika diperhatikan, beberapa elemen pada video tersebut memang tidak konsisten. Salah satunya adalah jemari anak-anak sekolah yang hilang, tidak logisnya penggunaan jilbab berwarna di lingkungan sekolah bagi murid, hingga pemilihan musik yang dinilai propaganda.
"Lihat nih, tempat makannya goyang-goyang, ukurannya berubah-ubah nggak jelas. Tangan bocil-bocilnya yang pegang-pegang itu jarinya hilang-hilangan. Pas lagi makan, airnya tumpah-tumpah. Terus ada anak SD yang hijabnya warna-warni, mana boleh? Dimarahin guru lah itu, nggak boleh. Terus juga mukanya Pak Prabowo ini kelihatannya aneh banget ya di sini, belum lagi musiknya yang kesannya kayak propaganda tahun dulu banget," tambahnya.
Pemilik akun tersebut menambahkan jika video iklan program MBG dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Ia menilai jika video yang dibuat menggunaan AI justru akan mematikan industri animasi di Indonesia.
"Ini iklannya yang bikin Komdigi, loh. Resmi dari pemerintah. Secara nggak langsung, Komdigi itu udah ngebom industri animasi di Indonesia. Padahal industri animasi Indonesia itu banyak yang bagus loh, lihat nih. Kemarin ada iklan dari BNI yang murni animasi lokal dan itu hasilnya bagus, lucu banget. Kenapa nggak pesen animasi yang emang beneran dibikin manusia aja? Ataupun kalau emang pakai AI, ya tolong lah dikasih sentuhan yang manusiawi," imbuhnya.
Sebagai informasi tambahan, video promosi program MBG tersebut dibagikan oleh Fahri Hamzah, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman, melalui akun X miliknya pada 6 Februari. Namun, unggahan itu menuai pertanyaan publik perihal mengapa Fahri Hamzah yang membagikannya, mengingat posisinya tak berkaitan dengan Komdigi.
Baca Juga: Dapat Arahan Presiden Terkait MBG, Mendes Yandri: Kita Fokus Siapkan Bahan Baku dari Desa
Di sisi lain, publik pun membandingkannya dengan iklan Marjan yang selalu tayang menjelang bulan Ramadan. Sebagaimana diketahui, brand sirup tersebut selalu mengeluarkan iklan dalam bentuk serial yang mengisahkan legenda di Nusantara.
"Sekelas Komdigi pakai AI," komentar @rysn*****
"Iklan tersebut mustahil nggak pake anggaran Komdigi. Coba netizen mari kita sama-sama cari tau budjet iklan ini," sahut @cupa********
"Iklan Prabowo AI vs iklan Marjan menangan siapa," tambah @rinz****
"'Anja* up to date banget gweh', ujar staf Komdigi setelah iklan makan siang gratisnya kelar," timpal @quaz*******
"Malah masih bangusan iklan Marjan," sambung @beli_********
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
8 Rekomendasi Laptp Murah RAM Besar di Bawah Rp 10 Juta, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Biometrik Mulai Berlaku, XLSMART Ungkap Nasib Pelanggan Lama
-
XLSMART dan Kemnaker Luncurkan Future Ready, Siapkan 1 Juta Talenta Digital dan 1.000 Peluang Kerja
-
Sony Berhenti Produksi Game Fisik PlayStation mulai 2028, Hanya Digital Saja!
-
3 Pilihan HP Samsung 3 Kamera Belakang Termurah, Hasil Foto Tajam dan Performa Kencang
-
Indosat dan Arsari Bangun Tulang Punggung Internet Indonesia, Kelola Fiber 86.000 Km
-
Lenovo Rilis Edisi Khusus FIFA World Cup 2026 untuk Yoga, Legion, dan Legion Tab Terbatas!
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone
-
TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D