Suara.com - Firma riset Populix mengungkap survei terbaru mereka soal minat para pekerja Indonesia yang ingin melanjutkan kariernya di luar negeri. Laporan ini muncul sekaligus menanggapi tagar #KaburAjaDulu sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.
Co-Founder dan CEO Populix, Timothy Astandu mengungkapkan, dari sekian negara Asia Tenggara, Singapura menjadi pilihan utama bagi orang Indonesia yang berminat mencari kerja di luar negeri.
Survei bertajuk Daya Tarik Karier Internasional bagi Pencari Kerja Indonesia dengan melibatkan responden 1.000 orang itu memperlihatkan kalau negara impian para pekerja Indonesia meliputi Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, hingga Thailand.
Timothy menyampaikan kalau Singapura masih jadi salah satu negara dengan ekonomi terkuat di Asia yang menawarkan standar gaji tertinggi di antara para tetangganya, termasuk Indonesia.
"Maka tak heran para pekerja formal Indonesia meliriknya sebagai rujukan utama untuk bekerja. Apabila dibandingkan, minat kerja ke Singapura dengan negara tetangga lainnya, terpaut sangat jauh. Bahkan hingga kurang dari setengahnya,” ungkap Timothy dalam keterangannya, Rabu (19/3/2025).
Survei Populix menunjukkan kawasan Asia menjadi pilihan utama dengan 67 persen responden, diikuti Eropa (52 persen), Australia dan Oceania (32 persen), lalu Timur Tengah (16 persen).
Menurutnya, negara-negara pada kawasan ini dianggap menarik antara lain karena menawarkan gaji yang lebih tinggi (79 persen), memberikan peluang pengembangan karir (58 persen), juga lantaran negaranya dinilai lebih aman dan stabil (55 persen).
Jika dilihat pada konteks Asia Tenggara, 8 dari 10 orang Indonesia mempertimbangkan hijrah ke Singapura. Dilanjutkan dengan Malaysia yang jadi target 32 persen responden, Brunei Darussalam (26 persen), lalu Thailand (16 persen).
Survei yang dilakukan melalui platform Poplite ini juga menunjukkan bahwa pilihan bekerja di luar negeri umumnya dilihat sebagai peluang meningkatkan kesejahteraan; baik dari sisi ekonomi, karier, maupun kualitas hidup.
Baca Juga: 16 Tips Penting agar Terhindar dari Jerat TPPO, Calon Pekerja Migran Wajib Tahu
Namun, mereka juga menyadari bahwa menjadi pekerja migran tidaklah mudah. Selain kendala bahasa dan biaya hidup tinggi, banyak yang khawatir soal adaptasi budaya dan sistem kerja yang berbeda.
Mayoritas responden lebih berminat bekerja di sektor formal seperti administrasi dan perkantoran, juga penjualan, pemasaran, dan layanan pelanggan. Tak hanya itu bidang teknologi informasi (IT) juga dilirik oleh para bakal pekerja migran.
Pekerja IT Indonesia pilih Singapura
Beberapa tahun ke belakang, fenomena musim dingin teknologi atau tech winter terjadi di seluruh dunia. Di Indonesia penurunan drastis investasi dan minat dalam sektor teknologi mengharuskan berbagai perusahaan IT mengencangkan ikat pinggang, salah satunya dengan pengurangan karyawan.
Fenomena ini memaksa para talenta IT untuk kembali terjun di bursa kerja, bahkan hingga merambah ke negeri orang.
Menurut riset Populix, Singapura menjadi destinasi utama bagi tenaga IT Indonesia. Sekitar 91 persen calon pekerja migran di bidang IT menempatkan Singapura jadi pilihan utama.
Motivasi terbesarnya adalah gaji tinggi dan stabilitas kerja. Sedangkan keterampilan utama yang ditawarkan mereka adalah penguasaan coding, analisis data, hingga kemahiran dalam artificial intelligence (AI) dan machine learning.
Berita Terkait
-
16 Tips Penting agar Terhindar dari Jerat TPPO, Calon Pekerja Migran Wajib Tahu
-
Ingatkan THR Pekerja Segera Dibayar, Cucun Syamsurijal Apresiasi Insentif Mudik Lebaran
-
Meroket Naik, Masyarakat RI Terbebani Utang Tembus Rp 6.968 Triliun
-
Ada 12 Pemain Timnas Brunei dari Liga Singapura, Ternyata Ini Rahasianya
-
DPR Pastikan Hak Pekerja Sritex Tuntas: THR, Pesangon, hingga Prioritas Kerja di Perusahaan Baru
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
FH UI Trending: Puluhan Juta Netizen Kawal Kasus, Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual Dikecam
-
5 HP Murah RAM Jumbo Minimal 12 GB, Multitasking Lancar dan Libas Game Berat!
-
5 HP OPPO Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Fotografi
-
4 Smartwatch di Bawah Rp200 Ribuan, Diskon Besar hingga 75 Persen
-
Nintendo Rilis Game Yoshi Gratis di Switch dan Mobile, Bangkitkan Nostalgia
-
5 Tablet Huawei Harga Rp2 Jutaan Terbaik 2026, Spesifikasi Gahar Harga Pelajar
-
5 HP Vivo Kamera Bagus dan RAM Bagus, Performa Canggih
-
31 Kode Redeem FC Mobile 14 April 2026, Klaim Hadiah Menarik dan Peluang OVR 116 Gratis
-
69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
-
IGRS Banyak Celah: Diduga Bocorkan Game AAA, Indonesia Dapat Sorotan Internasional