"Transformasi digital bukan sekadar soal teknologi, tapi juga soal kedaulatan data, perlindungan hukum, dan keberlanjutan organisasi. Dengan menggandeng VIDA, Muhammadiyah memastikan setiap inovasi tetap dalam koridor yang aman, syar’i, dan terverifikasi," papar dia.
Nantinya sistem keanggotaan ini juga membuka jalan baru bagi pemanfaatan kanal-kanal komunikasi yang lebih inklusif dan memberdayakan, mulai dari proses onboarding, pemantauan kontribusi, hingga replikasi sistem ke seluruh amal usaha Muhammadiyah.
Dari pusat hingga cabang, ekosistem digital ini dirancang untuk dapat diperluas dan menjadi fondasi keanggotaan umat di era yang semakin terhubung.
Selain itu, Direktur Pengawasan Sertifikasi dan Transaksi Elektronik Kementerian Komdigi, Teguh Arifiyadi turut mengapresiasi kartu anggota elektronik yang menggunakan Digital ID (Identital Digital) pada Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah Elektronik (e-KTAM).
Teguh menyarankan agar Muhammadiyah tidak hanya mengandalkan VIDA sebagai enabler e-KTAM saja, namun kerja sama ini juga bisa dimanfaatkan untuk mendukung proses i-voting, atau proses pemungutan suara secara digital oleh Muhammadiyah.
“Terbukti dari pengalaman dengan VIDA untuk kerja sama membuat i-voting pada saat pemilihan ketua Ikatan Notaris Indonesia. Jadi, seluruh anggota Ikatan Notaris Indonesia di seluruh dunia bisa memilih dengan teknologi dari VIDA, dan itu sangat visible, sangat memungkinkan sekali itu dilakukan,” ujar Teguh.
Berita Terkait
-
Ketua PP Muhammadiyah Sepakat dengan Prabowo: Indonesia Akui Israel Jika Palestina Merdeka
-
Merawat Bumi, Merawat Iman: Dialog Lintas Iman tentang Lingkungan
-
Apa Hukum Kurban Idul Adha? Ini Penjelasan Ulama Muhammadiyah
-
Muhammadiyah dan BSI Rujuk?
-
Sumbang Gedung Asrama Madrasah, Bahlil: Golkar dan Muhammadiyah Seperti Ibu dan Anak
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan