Suara.com - Kaspersky telah mengidentifikasi kampanye phishing canggih menargetkan karyawan dengan email personal dan dokumen terlampir yang disamarkan sebagai pembaruan kebijakan HRD (human resources department).
Kampanye ini menandai peningkatan signifikan dalam taktik phishing, dengan penyerang tidak hanya menyesuaikan isi email, tetapi juga lampirannya dengan menargetkan masing-masing penerima, menunjukkan tingkat kustomisasi yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Tujuannya adalah untuk memikat korban agar memasukkan kredensial email perusahaan mereka.
Para penyerang kemungkinan mempersiapkan diri dengan mengurai nama karyawan agar kampanye tertarget dan lebih meyakinkan.
Email-email tersebut menampilkan isi yang menipu seperti ikon "pengirim terverifikasi", palsu untuk membangun kepercayaan, nama penerima, dan undangan untuk membuka file terlampir guna meninjau protokol kerja jarak jauh, administrasi tunjangan, dan standar keamanan.
Namun, seluruh isi email tersebut sebenarnya hanyalah gambar tanpa teks asli di dalamnya; hal ini dilakukan untuk melewati filter email.
Jika korban memindai kode QR dan mengikuti tautannya, mereka akan diarahkan ke halaman palsu yang meminta mereka memasukkan kredensial Perusahaan.
"Kampanye ini menunjukkan tingkat kecanggihan baru dalam serangan phishing, dan kita mungkin akan melihat mekanisme otomatisasi pengiriman surat baru yang menghasilkan dokumen terlampir dan gambar terpisah untuk badan email bagi setiap penerima," kata Roman Dedenok, Pakar Anti-Spam di Kaspersky, dalam keterangan resminya, Rabu (23/7/2025).
Menurutnya, taktik ini memungkinkan peningkatan skala serangan dan sekaligus menghindari pertahanan tradisional.
Baca Juga: Waspada Serangan Phising di Mudik Lebaran, Ini Modus dan Cara Hindarinya
"Organisasi harus memprioritaskan langkah-langkah keamanan tingkat lanjut dan edukasi karyawan agar tetap terdepan dalam menghadapi ancaman ini," dia menambahkan.
Untuk tetap aman, Kaspersky merekomendasikan:
- Manfaatkan solusi keamanan khusus di tingkat server email perusahaan untuk mendeteksi dan memblokir upaya phishing.
- Pastikan semua perangkat karyawan, termasuk ponsel pintar, dilengkapi dengan solusi keamanan yang tangguh.
- Lakukan pelatihan rutin tentang taktik phishing modern.
- Dorong karyawan untuk memeriksa email untuk mencari tanda-tanda phishing, seperti teks berbasis gambar atau judul dokumen yang tidak sesuai, dan untuk memverifikasi permintaan secara langsung dengan HRD.
Berita Terkait
-
Kamu Perlu Tahu, Ini Alasan Kamu Harus Ganti Alamat Email Baru di 2025
-
Arti Tanda @ di Email yang Jarang Diketahui
-
Indonesia Jadi Sasaran Empuk Serangan Phishing Finansial
-
Anies Baswedan Open to Work di LinkedIn, Warganet: HRD yang Ketar-ketir
-
Penjahat Siber Manfaatkan Peluncuran Film Joker: Folie Deux Melakukan Serangan Phising
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Dasco Jamin PDIP Tak Ditinggal di RUU Pemilu: Mereka Fraksi Terbesar
-
Prabowo Minta Anak 1 SD Belajar Bahasa Asing, DPR Ingatkan Tantangan Guru dan Fasilitas
-
Danantara Ingatkan Semua Pihak Jaga Ekonomi Tetap Kondusif demi Tarik Investor
-
Cerita di Balik Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi, Dari Refleksi Kemerdekaan Hingga Obrolan Politik
-
Prabowo: Prabowonomics Sebenarnya Marhaenisme, PDIP Sulit Tak Mendukung
-
Anggaran MBG di RABPN 2027 Sejumlah Rp240 Triliun
-
Target 150 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Disorot, Dinilai Abaikan Akar Ketimpangan
-
PT KIMA Siap Eksekusi Lahan Sengketa Usai Menang di Mahkamah Agung
-
Kisah di Balik Video Viral Kakek Roy Kebingungan di Halte Cawang Transjakarta
-
4 Shio Beruntung Besok 15 Agustus 2026, Akhir Pekan Dipenuhi Energi Positif