Jika seluruh lapisan es Antartika mencair, ketinggian permukaan laut global dapat naik hingga puluhan meter, yang akan menenggelamkan banyak wilayah pesisir dunia — meskipun proses itu diperkirakan terjadi selama beberapa abad.
Sementara itu, di sisi lain planet, es laut Arktik di Kutub Utara juga mencatat penurunan signifikan.
Data NSIDC menunjukkan bahwa es laut Arktik mencapai titik minimumnya pada 10 September 2025, dengan luas 1,6 juta kilometer persegi, menempati posisi ke-10 terendah sejak pencatatan dimulai.
Seluruh 19 rekor terendah es laut Arktik dalam sejarah satelit terjadi dalam 19 tahun terakhir. Para ilmuwan menilai hal ini sebagai bukti kuat bahwa sistem iklim Bumi tengah mengalami perubahan besar akibat ulah manusia.
Pemantauan kondisi es laut di kedua kutub selama ini bergantung pada data dari satelit cuaca milik Departemen Pertahanan Amerika Serikat (DoD). Namun, pada pertengahan 2025, NSIDC menemukan adanya “lubang” dalam data yang mereka terima.
Setelah ditelusuri, DoD mengonfirmasi bahwa mereka telah mengurangi akses data demi alasan keamanan siber. Akibatnya, distribusi data dari Defense Meteorological Satellite Program dihentikan pada 31 Juli 2025.
Untuk menjaga keberlanjutan pemantauan, NSIDC kemudian beralih menggunakan sensor baru dari satelit Jepang yang diluncurkan pada 2012. Langkah ini memastikan bahwa catatan tahun 2025 tetap konsisten dan bisa dibandingkan dengan data sebelumnya.
Kontributor : Gradciano Madomi Jawa
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Xiaomi Kenalkan Mesin Cuci Pintar dengan Layar Sentuh, Bisa Terhubung Aplikasi
-
7 Kelebihan dan Kekurangan iQOO Z11, HP Midrange Baterai 9020 mAh dengan Layar 144 Hz
-
Komidigi Minta Semua Pengguna Ponsel Registrasi Ulang Kartu SIM Pakai Data Biometrik
-
Honor 600e Andalkan Chip Anyar Dimensity 7100, Usung Memori Lega 512 GB
-
HP Flagship Oppo Diprediksi Usung Chip Flagship Terbaru MediaTek, Ungguli Apple
-
Xiaomi TV FX Mini LED Bersiap ke Pasar Global, Ini Bocoran Fiturnya
-
Cara Smartwatch Garmin Deteksi Kelelahan 'Tak Kasat Mata' pada Perempuan
-
itel VistaTab 11 Resmi Hadir di Indonesia: Tablet 2 Jutaan dengan Fitur AI Study dan Desain Stylish
-
Sony Alpha 7R VI Resmi Meluncur: Sensor 66.8 MP dan Teknologi AI, Jadi Raja Baru Kamera Mirrorless
-
Spesifikasi Xiaomi 17T: Tawarkan Digital Zoom 120X, Skor AnTuTu Tembus 2 Juta