-
Gus Miftah mengecam anggota DPR yang ingin mencabut izin Ponpes Al Khoziny.
-
DPR, khususnya Atalia Praratya, menilai izin ponpes perlu dievaluasi jika terbukti ada pelanggaran berat.
-
Ponpes Al Khoziny berdiri sejak 1920-an dan melahirkan banyak tokoh besar, termasuk pendiri NU dan ulama ternama.
Suara.com - Melalui video viral, Gus Miftah baru-baru ini mencibir oknum anggota DPR yang ingin mencabut izin Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny.
Mantan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan tersebut mengungkap bahwa KH Hasyim Asy'ari selaku pendiri Nahdlatul Ulama (NU) merupakan alumni Al Khoziny.
Gus Miftah menyampaikan pernyataan cibiran saat berceramah di acara Mujahadah Dzikrul Ghofilin di Ponpes Ora Aji, Sleman, Yogyakarta pada Sabtu (11/10/2025).
Ia tak menyebut nama anggota DPR yang dicibir, namun itu diduga mengarah ke Anggota Komisi VIII DPR RI Atalia Praratya.
Istri Ridwan Kamil itu pernah mengungkap bila izin Ponpes Al Khoziny bisa dievaluasi bahkan dicabut jika terbukti ada pelanggaran berat.
Sebagai referensi, runtuhnya musala di Al Khoziny mengakibatkan puluhan nyawa melayang.
Itulah membuat Ponpes Al Khoziny disorot banyak pihak, terutama DPR.
Gus Miftah sendiri tak setuju bila izin ponpes dicabut. Menurut Gus Miftah, Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur bukan tempat sembarangan.
Terdapat beberapa tokoh besar, salah satunya adalah pendiri NU yaitu KH Hasyim Asy'ari.
Baca Juga: Cak Imin Bela Rencana Bangun Ponpes Al Khoziny Pakai APBN: Yang Kritik, Apa Solusinya?
"Al Khoziny, itu alumninya ada Mbah Hasyim Asyari (pendiri NU), Mbah Kholil, Mbah Wahab. Kok sekarang dengan entengnya anggota DPR mengatakan apa izin Ponpes tersebut bisa dicabut. Heh anggota DPR, mungkin kamu sekolah. Pondok Buduran itu sudah memberikan sumbangsih yang besar untuk bangsa ini, alumninya Mbah Hasyim Asyari. Mbah Wahab yang buat Ya Lal Wathon. Anda anggota DPR yang mengatakan demikian, sumbangsih mu apa selain ngrepoti negara ini. Nuwun sewu, itu sumbangsih pondok sama sumbangsih oknum anggota DPR kira-kira besar mana?" cibir Gus Miftah dikutip dari kanal YouTube resminya pada Selasa (14/10/2025).
Sedikit informasi, anggota Komisi VIII DPR RI Atalia Praratya pernah mengungkap bila hukum di Indonesia tidak boleh pandang bulu.
"Jika terbukti ada pelanggaran berat atau pelanggaran yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, maka izin lembaga tersebut (Al Khoziny) harus dievaluasi, bahkan bisa dicabut. Hukum tidak boleh pandang bulu," ucap Atalia Praratya beberapa waktu lalu.
Pernyataan Gus Miftah mengenai KH Hasyim Asy'ari pernah berguru di Pondok Buduran terkonfirmasi pada salah satu dokumen di laman resmi NU.
KH Hasyim Asy'ari diketahui menimba ilmu yang bersumber dari Kiai KH. Khozin Khoiruddin, ulama besar dari Buduran.
Sebagai catatan, Pesantren Al-Khoziny sudah berumur lebih dari satu abad karena berdiri dari tahun 1920-an.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
ADVAN Hadirkan ADVAN V11 dan AIGEN Ultra T di AGRES.ID Karnaval Gadget Yogyakarta
-
Ulasan Film Rumah Singgah: Cerita Mengharukan tentang Kasih dan Pengorbanan
-
Antrean Mengular di SPBU Bali, Ini Janji Pertamina
-
Gagal Panen Meluas! BI Ungkap Ancaman Nyata El Nino ke Ekonomi Sulsel
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen