-
KH Anwar Zahid mengecam Trans7 karena tayangan Xpose Uncensored dianggap melecehkan kiai dan pesantren.
-
Ia menilai permintaan maaf Trans7 belum cukup dan meminta klarifikasi serta tayangan edukatif tentang pesantren.
-
KH Anwar Zahid dikenal sebagai pendakwah humoris asal Bojonegoro dengan jutaan pengikut di YouTube dan Instagram.
Suara.com - Video saat KH Anwar Zahid berceramah dan meminta izin Trans7 dicabut viral di media sosial. Banyak yang penasaran mengenai siapa Anwar Zahid sebenarnya.
Berikut terdapat penjelasan mengenai profil KH Anwar Zahid dan alasan mengapa ia bersuara keras.
Sebagai informasi, salah satu konten Xpose Uncensored yang tayang di Trans7 memancing sorotan banyak pihak.
Tayangan itu dinilai telah melecehkan kiai dan pesantren. Usai viral, pihak Trans7 akhirnya meminta maaf.
"Kami Trans7 dengan segala kerendahan hati memohon maaf sebesar-besarnya atas kelalaian dalam penayangan Xpose Uncensored tanggal 13 Oktober 2025," kata Atiek Nur Wahyuni selaku Direktur Utama Trans7 di DPR RI, Jakarta, pada Kamis (16/10/2025).
KH Anwar Zahid menilai permintaan maaf dari pimpinan hingga akun Instagram Trans7 masih kurang.
Cuplikan video KH Anwar Zahid diunggah ulang oleh akun Ainun Najib (@ainunnajib) dan @kangwaqfi2.
Postingan viral setelah mendapat ratusan retweet dan ribuan komentar dari netizen.
"Sekarang kalau ada kiai yang dilecehkan oleh Trans7, ya jangan hanya diboikot, cabut izinnya. Lah itu nggak cukup permintaan maaf lewat surat, permintaan maaf lewat WA, enteng banget. Sowan, kalau nggak tahu Sowan, kalian datang ke ndalem (rumah) kiai kami, minta maaf. Bukan hanya itu saja, permintaan maaf secara live dan ditayangkan di TV nasional sebagaimana kau mem-framing kiai kami yang kau tayangkan di TV," kata KH Anwar Zahid pada kanal YouTube "Anza Channel KH. Anwar Zahid".
Baca Juga: Buntut 'Xpose Uncensored': Trans7 Terseret UU ITE, Dituduh Hina Santri dan Kiai
Ia turut meminta agar Trans7 memberikan tayangan yang baik tentang kehidupan pondok pesantren.
"Setelah itu kalian harus bikin tayangan edukasi yang baik-baik tentang pesantren. Bagaimana menanamkan ilmu, bagaimana membangun iman, bagaimana mendidik moral, bagaimana membangun akhlakul karimah. Datang kalian (ke pesantren), direkturnya, pemred-nya, yang buat acaranya itu, termasuk orang perempuan yang berbicara itu. Dia orang perempuan membacakan narasi dengan merendahkan, orang gila itu," ungkapnya. Anwar Zahid juga berceramah sembari menangis karena mengaku sakit hati bila kiai dari Ponpes Lirboyo dilecehkan.
Melalui Instagram, postingan video Anwar Zahid ramai mendapat dukungan terutama dari kalangan santri.
Namun, video itu juga menuai beragam kritikan.
"Teriak tuh Boikot Oligarki perusak alam Indonesia yg jelas2 menghina martabat negara," tulis @masb**b**g188.
"Kasus pelecehan seksual pesantren, diam. Kasus korupsi kuota haji yang dilakukan salah satu tokohnya, diam. Media menyoroti budaya pesantren yang terlihat tidak sehat, malah ramai, kocaknya," ungkap @sa**n*7.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan