-
Pasar smartphone Indonesia tumbuh 12% pada Q3 2024 didorong oleh adopsi Gen AI dan perangkat 5G yang makin terjangkau.
-
Samsung memimpin pangsa pasar, sementara Infinix mencatat pertumbuhan paling agresif.
-
AI semakin merambah perangkat sehari-hari, dan industri gadget merespons dengan menghadirkan kategori serta penghargaan khusus berbasis AI
“Market smartphone di Indonesia tumbuh sekitar 12 persen pada Q3 2024. Dan pertumbuhan ini dipengaruhi oleh adopsi Gen AI–semakin banyaknya smartphone 5G yang makin terjangkau, serta meningkatnya indeks kepercayaan konsumen,” beber Ridwan.
Dari sisi pangsa pasar, Samsung kembali mempertahankan posisi puncak di Indonesia dengan 20 persen, disusul Xiaomi (17 persen), OPPO (16 persen), vivo (14 persen), dan Infinix (12 persen).
Infinix menjadi sorotan karena pertumbuhan agresif mencapai 45 persen YoY, menjadikannya pemain paling cepat berkembang di Q3 2024.
AI Merambah ke Smart Home
AI kini tidak hanya menjadi fitur penting di smartphone kelas flagship.
Siti Sarifah Aliah, co-founder GadgetDiva, menyoroti bagaimana AI mulai menyebar ke ekosistem perangkat pintar di rumah.
“Peran AI dalam keseharian memang semakin banyak, mulai dari hal kecil seperti menghapus obyek pada sebuah foto, hingga membantu kita dalam mempermudah pekerjaan lewat ekosistem perangkat yang saling tersambung," ucapnya.
IGA 2025 pun merespons tren tersebut dengan kategori khusus seperti Best AI Smartphone.
Tahun ini, OPPO Find X9 Pro menyabet gelar Gadget of the Year 2025, sedangkan Samsung Galaxy Z Flip7 meraih penghargaan Best Gadget for Women.
Baca Juga: Huawei Mate 80 Diprediksi Usung RAM 20 GB, Andalkan Chip Kirin Anyar
Berita Terkait
-
4 HP Murah Layar AMOLED untuk Driver Ojol, Tetap Cerah di Bawah Sinar Matahari
-
Apple Akhirnya Nyerah, Pilih Bayar Google Rp 16 Triliun per Tahun
-
Sword of Justice Resmi Rilis ke Indonesia, Game MMORPG Berpadu AI
-
AI di Indonesia Akan Diawasi Ketat! Pemerintah Siapkan Perpres Etika, Apa Dampaknya?
-
Riset: 85% Perusahaan Indonesia Belum Anggap AI Pendorong Utama Transformasi Digital
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN