-
Crystal Dynamics kembali melakukan PHK sekitar 30 karyawan sebagai bagian dari restrukturisasi perusahaan.
-
Pemangkasan staf dilakukan saat pengembangan game Tomb Raider baru bersama Amazon Games masih berlangsung.
-
PHK berulang menimbulkan kekhawatiran tentang stabilitas studio dan masa depan waralaba Tomb Raider.
Suara.com - Kabar kurang menyenangkan kembali menyelimuti industri game, kali ini datang dari studio pengembang legendaris di balik petualangan Lara Croft.
Crystal Dynamics, developer game Tomb Raider, mengumumkan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terbaru, yang memengaruhi sekitar 30 karyawan di berbagai departemen.
Langkah ini menandai setidaknya keempat kalinya studio tersebut melakukan PHK dalam dua tahun terakhir, menciptakan kekhawatiran di kalangan penggemar dan para profesional industri.
Dalam pengumuman resminya pada Kamis, 13 November 2025, studio menyatakan bahwa keputusan sulit ini merupakan bagian dari upaya besar untuk "merestrukturisasi perusahaan dan bisnis untuk generasi mendatang."
Mereka mengklaim pemangkasan diperlukan untuk "mengoptimalkan pengembangan berkelanjutan dari game Tomb Raider andalan kami, serta membentuk seluruh studio untuk membuat game-game baru di masa mendatang."
Langkah itu diambil di tengah pengembangan game Tomb Raider terbaru yang sangat dinantikan dan diterbitkan oleh raksasa teknologi, Amazon Games.
Proyek ambisius ini jelas menjadi pertaruhan besar bagi masa depan studio.
"Crystal mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terdampak atas bakat, kerja keras, dan dedikasi mereka yang luar biasa, yang telah membantu membentuk studio ini dalam banyak hal. Kami berkomitmen untuk memberikan sumber daya dan dukungan terbaik kami kepada Anda selama masa transisi ini," tulis studio dalam pernyataannya.
Namun, narasi "optimalisasi" dengan mengurangi jumlah staf terasa kontradiktif bagi banyak pihak.
Baca Juga: 7 Tablet yang Bisa Main Genshin Impact, Nge-Game Mulus Anti Ngadat!
Logikanya, lebih sedikit pengembang berarti beban kerja yang lebih berat bagi tim yang tersisa, yang justru berpotensi menciptakan lebih banyak hambatan daripada efisiensi dalam proses pengembangan game.
Mengutip Wccftech, tren PHK ini bukanlah hal baru bagi Crystal Dynamics. Sebelumnya, mereka telah melakukan restrukturisasi serupa pada September 2023, Maret 2024 yang memengaruhi 17 karyawan, serta pada Agustus lalu setelah pembatalan proyek reboot Perfect Dark yang mereka kerjakan bersama Microsoft.
Pola yang berulang ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai stabilitas internal studio dan arah masa depan waralaba ikonik yang mereka pegang.
Sambil menunggu kabar lebih lanjut mengenai perkembangan game Lara Croft berikutnya, para penggemar mungkin akan lebih dulu disuguhi berita mengenai film Tomb Raider mendatang. Film tersebut rumornya akan dibintangi oleh Sophie Turner.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Purbaya Yakin PFII Bisa Tarik Dana Asing Lebih dari Rp 500 Triliun
-
Daftar Harga HP Infinix Agustus 2026, Lengkap Seri Gaming hingga Entry Level
-
Lengkap! Daftar Nama Anggota Paskibraka Nasional 2026 di Istana Negara
-
Bantuan Sembako dari Presiden Mulai Didistribusikan ke Wilayah Terdampak Gempa NTT
-
BRI Peduli Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Gempa Bumi Flores
-
Membedah Tragisme Dosa Victor dalam Novel Frankenstein karya Mary Shelley
-
3 Wanita di Deli Serdang Kompak Jual Sabu, Transaksi Lewat Jendela
-
Terjadi Gempa Bumi Flores, BRI Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak
-
Begal Beraksi di 18 Lokasi di Kota Kendari Ditangkap
-
Biar Naik Kelas, Prabowo Ingin Pasar Modal RI Juga Dipenuhi Startup