- Membeli HP bekas masih menjadi opsi menarik bagi yang memiliki budget terbatas.
- HP bekas memiliki spesifikasi tinggi dengan harga miring.
- Namun banyak unit yang beredar di pasar adalah HP hasil "kanibalan" atau rekondisi.
Untuk iPhone (3uTools): Hubungkan iPhone ke laptop yang terinstal aplikasi 3uTools. Aplikasi ini akan menunjukkan laporan verifikasi. Jika ada komponen (seperti kamera, baterai, atau layar) yang berwarna merah dengan status "May be changed", maka komponen tersebut bukan lagi bawaan pabrik.
Untuk Android (Device Info HW): Unduh aplikasi Device Info HW di Play Store. Masuk ke tab "General" atau "Camera". Bandingkan spesifikasi sensor yang terdeteksi dengan spesifikasi resmi di internet. Jika sensor kamera yang terbaca berbeda merk (misal: seharusnya Sony tapi terbaca sensor lain), itu tanda komponen telah diganti.
4. Waspada "Baterai Suntikan"
Banyak penjual nakal menggunakan trik "suntik baterai" untuk menaikkan persentase Battery Health agar terlihat 100%.
Cara Cek: Gunakan HP untuk merekam video resolusi tinggi (4K) selama 5-10 menit. Jika persentase baterai turun secara drastis (misal turun 10-15% dalam waktu singkat) atau HP terasa sangat panas yang tidak wajar, dipastikan sel baterai sudah lemah meskipun indikatornya menunjukkan 90-100%.
5. Cek Integritas IMEI dan Sinyal
Komponen internal bukan hanya soal fisik, tapi juga legalitas modul transmisi. Pastikan IMEI terdaftar di database Kemenperin atau Bea Cukai (untuk HP luar negeri). Cobalah memasukkan kartu SIM dari berbagai operator.
Jika sinyal sering hilang-muncul atau hanya mentok di 3G padahal HP mendukung 4G/5G, ada kemungkinan modul antena di dalam HP sudah bermasalah atau pernah diperbaiki secara kasar.
Membeli HP bekas memang soal keberuntungan, namun Anda bisa meminimalisir risiko dengan menjadi pembeli yang teliti. Jangan tergiur harga yang terlalu murah di bawah harga pasar dan ikuti tips di atas, semoga membantu!
Baca Juga: Komdigi Mau Transaksi HP Second Bisa Balik Nama, Mirip Jual Beli Motor
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
Terkini
-
Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni
-
Mengejar Brain Gain Indonesia, Pendidikan Tinggi Perlu Perluas Akses Global
-
Hakim Sebut Ada Dugaan Febrie Terima Uang Rp40 Miliar dari Tan Kian
-
Antisipasi Dampak Kemarau, Kemenhut Evakuasi Tiga Orangutan dari Permukiman Ketapang
-
Belanja Kini Makin Seru, Kuliner Lezat dan Promo Menarik Jadi Magnet Baru Pengunjung
-
Review Viva Moisturizer Gel Hydra Lift, Ini Kandungan dan Pengalaman Pembeli
-
Muktamar ke-35 NU Teguhkan Taawun, Kemandirian Umat dan Persatuan Bangsa
-
Bonus Pulsa Telkomsel Rp17 Ribu Khusus Transaksi via BRImo, Klaim Sekarang!
-
Pos Polisi Slipi Dirusak Massa, Warga Palmerah Rasakan Pedihnya Gas Air Mata
-
Buka Muktamar ke-35 NU, Prabowo Subianto: Saya Tak Ikut Campur