- YouTube berfokus melindungi remaja dengan kontrol terintegrasi, bukan menjauhkan mereka dari platform digital.
- YouTube memperkenalkan kontrol baru bagi orang tua, termasuk batas waktu Shorts dan pengaturan istirahat/tidur.
- Platform ini mengembangkan pedoman kualitas konten kolaboratif untuk memprioritaskan konten edukatif bagi audiens remaja.
Selain itu, orang tua yang mengelola akun terawasi juga dapat mengatur Waktu Tidur dan pengingat waktu Istirahat, melengkapi perlindungan kesehatan digital bawaan yang telah diterapkan YouTube untuk remaja.
Pedoman Baru untuk Konten Remaja Berkualitas
YouTube juga memperkenalkan prinsip dan panduan baru bagi kreator yang bertujuan mengarahkan remaja ke konten yang lebih menyenangkan, sesuai usia, berkualitas tinggi, dan memperkaya wawasan.
“Kami memperkenalkan prinsip-prinsip baru dan panduan kreator untuk membantu menghadirkan konten yang lebih berkualitas bagi penonton remaja,” ungkap Jennifer.
Pedoman ini dikembangkan bersama Youth Advisory Committee, Center for Scholars & Storytellers UCLA, serta didukung pakar global dari American Psychological Association, Digital Wellness Lab Boston Children’s Hospital, dan berbagai organisasi internasional lainnya.
Prinsip tersebut mengklasifikasikan konten mana yang dianggap berkualitas rendah dan mana yang bernilai tinggi bagi remaja. Ke depan, YouTube akan memanfaatkan panduan ini untuk mengedukasi komunitas kreator global.
“Kami akan menggunakan prinsip ini untuk membantu kreator memahami peran mereka dalam mendukung pengalaman remaja di YouTube,” tambahnya.
Tak hanya itu, prinsip ini juga menjadi dasar pengembangan sistem rekomendasi YouTube, yang akan lebih sering menampilkan konten edukatif berkualitas tinggi seperti dari Khan Academy, CrashCourse, dan TED-Ed kepada penonton remaja.
Pengalaman yang Tepat untuk Usia yang Tepat
Baca Juga: Infrastruktur Digital Terancam Tersendat, MASTEL Ingatkan Sinkronisasi Kebijakan PusatDaerah
Untuk memudahkan keluarga, YouTube memastikan remaja secara otomatis ditempatkan pada akun pengguna di bawah usia 18 tahun yang telah dilindungi. Dalam waktu dekat, YouTube juga akan menghadirkan pengalaman pendaftaran baru.
“Dalam beberapa minggu mendatang, kami akan meluncurkan proses pendaftaran terbaru yang memungkinkan orang tua membuat akun anak baru dan beralih akun dengan mudah di aplikasi seluler, hanya dengan beberapa ketukan,” tutur Jennifer.
Berita Terkait
-
Wacana Sertifikasi Influencer, Begini Kata YouTube
-
Waktu Menonton Video Belanja Melonjak 400 Persen, YouTube Shopping Gandeng Lazada
-
YouTube Hipnotis Masyarakat! Waktu Nonton Melonjak 20%, Siapa Sangka Ini Alasannya
-
Bajak Game Nintendo dan Siarkan di YouTube, Streamer Ini Didenda Rp291 Juta
-
YouTube Tambah Fitur Shorts Timer, Biar Gak Kecanduan Scroll Terus
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
2 Malam Tanpa Serangan ke Iran, Amerika Krisis Pasokan Rudal dan Senjata Makin Menguat
-
Indeks CFX10 Mulai Melesat, Bitcoin Hingga Ethereum Naik Tinggi
-
Marselino Ferdinan Absen Laga Timnas Indonesia vs Kamboja? John Herdman Bilang Begini
-
Belajar dari Bentrokan di Matraman, Pemprov DKI Harus Perkuat Satgas Jaga Jakarta dan FKDM
-
Dari Satu Destinasi Ke Destinasi, Transportasi Umum Menemani Cerita Hariku
-
Spesifkasi PC Minecraft Java Edition Naik, RAM 4 GB Tak Lagi Kuat!
-
90 Mahasiswa Indonesia Lanjut S2 Lewat Erasmus Mundus, Uni Eropa Perkuat Investasi pada Talenta Muda
-
Sensasi Menembus Langit Jakarta Melalui Jalur Langit Transjakarta
-
Anggota TNI Meninggal saat Bantu Kejar Pengedar Narkoba
-
Mendagri Cap Penabrak Parade Gay Berlin Pelaku Teror, Abdul Ballout Pernah Mau Gabung dengan ISIS