Tekno / Tekno
Rabu, 21 Januari 2026 | 08:09 WIB
BRAVIA Theatre Bar 8. [Sony]
Baca 10 detik
  • Sony dan TCL sepakat membentuk usaha patungan (JV) mengambil alih bisnis hiburan rumah Sony.
  • TCL akan memegang saham mayoritas 51%, sementara Sony 49%, menargetkan operasi April 2027.
  • JV akan memadukan teknologi gambar premium Sony dengan skala produksi serta efisiensi biaya TCL.

Suara.com - Dua pemain besar industri elektronik dunia, Sony Corporation dan TCL Electronics Holdings Limited, resmi mengumumkan langkah strategis yang berpotensi mengubah peta persaingan industri hiburan rumah global.

Keduanya menyepakati untuk melanjutkan diskusi intensif terkait pembentukan kemitraan strategis di sektor home entertainment.

Sebagai langkah awal, Sony dan TCL telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) yang menegaskan niat kedua belah pihak untuk mendirikan usaha patungan (joint venture).

Perusahaan baru ini direncanakan akan mengambil alih bisnis hiburan rumah milik Sony. Dalam skema kepemilikan saham, TCL akan menggenggam 51 persen, sementara Sony menguasai 49 persen.

Usaha patungan tersebut akan beroperasi secara global dan menangani seluruh rantai bisnis, mulai dari pengembangan dan desain produk, manufaktur, penjualan, logistik, hingga layanan purnajual, khususnya untuk produk televisi dan perangkat audio rumah.

Kedua perusahaan menargetkan penyelesaian kesepakatan mengikat secara definitif pada akhir Maret 2026.

Jika seluruh persetujuan regulator dan persyaratan lainnya terpenuhi, perusahaan baru ini diharapkan mulai beroperasi pada April 2027.

Dikutip dari laman resminya, Rabu (21/1/2026), kolaborasi ini dirancang untuk memadukan kekuatan inti masing-masing perusahaan.

Sony akan menyumbangkan teknologi gambar dan audio premium, kekuatan merek global, serta keahlian operasional, termasuk manajemen rantai pasokan yang telah teruji.

Baca Juga: LG StanbyME 2 Resmi Masuk Indonesia, TV Portabel dengan Layar Lepas-Pasang dan AI Lebih Cerdas

Sementara itu, TCL akan menghadirkan teknologi layar mutakhir, skala produksi global, efisiensi biaya end-to-end, serta rantai pasokan vertikal yang kuat.

Menariknya, produk-produk hasil kolaborasi ini direncanakan tetap mengusung merek ikonik “Sony” dan “BRAVIA™”, yang telah dikenal luas oleh konsumen di seluruh dunia.

Fokusnya adalah menciptakan nilai baru bagi pelanggan melalui inovasi TV dan perangkat audio rumah generasi terbaru.

Langkah ini hadir di tengah pertumbuhan pesat pasar TV layar besar global, yang didorong oleh perubahan gaya menonton, meningkatnya konsumsi konten OTT, serta tren berbagi video lintas platform.

Dalam lanskap kompetitif ini, perusahaan baru tersebut menargetkan inovasi produk berkelanjutan dan pertumbuhan bisnis melalui keunggulan operasional kelas dunia.

Presiden dan CEO Sony Corporation, Kimio Maki, menyambut positif kolaborasi ini.

Load More