- Domain ai.com laku Rp1,1 triliun, kalahkan rekor CarInsurance.com tahun 2010.
- CEO Crypto.com Kris Marszalek resmi jadi pemilik baru domain premium tersebut.
- Arsyan beli ai.com saat umur 10 tahun cuma Rp200 ribu karena inisial nama.
Suara.com - Dunia teknologi dan investasi digital baru saja dikejutkan oleh transaksi fantastis yang melibatkan pengusaha asal Malaysia, Arsyan Ismail.
Ia berhasil menjual nama domain premium ai.com dengan nilai mencapai 70 juta dolar AS atau setara dengan Rp1,1 triliun.
Melansir MalayMail, pembeli domain dua huruf tersebut bukanlah sosok sembarangan. Ia adalah Kris Marszalek, CEO dari platform aset kripto raksasa, Crypto.com.
Langkah Marszalek ini mempertegas betapa berharganya identitas digital di tengah demam kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) saat ini.
Transaksi ini otomatis menumbangkan rekor penjualan domain termahal di dunia yang sebelumnya dipegang oleh CarInsurance.com. Sebagai perbandingan, domain asuransi tersebut terjual senilai 49,7 juta dolar AS pada tahun 2010 silam. Kini, ai.com resmi bertahta di puncak daftar domain termahal yang pernah dipublikasikan.
Dibalik angka triliunan tersebut, terselip kisah unik yang hampir tak masuk akal. Arsyan mengungkapkan bahwa ia membeli domain tersebut pada 4 Mei 1993. Saat itu, ia baru berusia 10 tahun dan membelinya seharga 100 dolar AS (sekitar Rp200 ribu dengan kurs saat itu).
Menariknya, Arsyan kecil mengaku membeli domain tersebut secara diam-diam menggunakan kartu kredit sang ibu. Kala itu, istilah AI sama sekali belum populer.
Lantas, mengapa ia memilih domain tersebut? Alasannya sangat personal. "A.I." tak lain adalah inisial dari namanya sendiri, Arsyan Ismail. Siapa sangka, kenekatan masa kecil itu kini berbuah aset digital paling berharga di jagat internet.
Baca Juga: Indosat Gelar Indonesia AI Day for Supply Chain, Bocorkan Jurus AI Pangkas Biaya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Duit Nganggur Rp2.400 Triliun di Bank, OJK: Bisnis Masih Lesu, Butuh Indonesia Incorporated
-
Cara Menghitung Zakat Penghasilan atau Zakat Profesi dan Simulasinya
-
Dolar AS Keok, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp 16.786/USD
-
Kemenhub Beberkan Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Boven Digoel
-
Ingin Kampung Haji Sukses, Danantara Gaet Perusahaan Arab Saudi
-
Adik Kandung Ungkap Ada Pejabat 'Telur Busuk' Dekat Presiden Prabowo
-
Tensi Panas! Menteri KKP Gerah Dengan Tuduhan Menkeu Purbaya soal Proyek Kapal
-
Sambut Ramadan, Ini 5 Tips Jitu UMKM Dongkrak Penjualan di E-commerce
-
Saham BUMI Meroket Usai 'Pertemuan Hambalang', Berapa Target Harganya?
-
Menteri Ekraf Tinjau Cek Kesehatan Driver Gojek: Targetkan 136 Juta Rakyat Sehat di 2026