Suara.com - Serangan militer AS dan Israel ke Iran tengah menjadi sorotan dunia karena tidak hanya melibatkan jet tempur canggih dan rudal jarak jauh, tetapi juga sebuah drone kamikaze baru bernama LUCAS.
Teknologi ini menarik perhatian karena dinilai lebih sederhana, lebih murah, namun sangat sulit ditangkal. Lantas, apa itu teknologi drone LUCAS yang dipakai AS dan Israel menyerang Iran?
Menariknya, teknologi drone LUCAS bukan sepenuhnya inovasi baru. Amerika Serikat justru mengembangkan drone ini dengan meniru desain drone kamikaze milik Iran sendiri, lalu menyempurnakannya dengan teknologi modern.
Berikut ini penjelasan lengkap mengenai drone LUCAS, mulai dari konsep dan cara kerjanya hingga peran teknologi cerdas di balik kemampuannya, seperti dikutip dari Military Times dan sumber lainnya.
Mengenal Drone LUCAS
LUCAS adalah singkatan dari Low-cost Unmanned Combat Attack System, yaitu drone serang satu arah atau drone kamikaze.
Artinya, drone ini tidak dirancang untuk kembali ke pangkalan. Setelah diluncurkan, LUCAS akan terbang menuju target dan meledakkan diri saat menghantam sasaran.
Desain dasar LUCAS diambil dari Shahed-136, drone kamikaze buatan Iran yang dikenal murah dan efektif. Amerika Serikat mempelajari teknologi tersebut, lalu menirunya dengan berbagai peningkatan, terutama pada sistem navigasi, komunikasi, dan kecerdasan buatan.
Drone ini dibuat untuk perang skala besar. LUCAS bisa diluncurkan secara bersamaan dalam jumlah ratusan bahkan ribuan unit.
Tujuannya bukan hanya menghancurkan target, tetapi juga membanjiri radar dan pertahanan udara lawan agar kewalahan menghadapi ancaman dari segala arah.
Baca Juga: Benarkah Perang Iran vs Israel Pertanda Turunnya Dajjal? Tanda-Tanda Ini Picu Spekulasi
Siapa Pengembang dan Berapa Harga Drone LUCAS?
Drone LUCAS dikembangkan bersama perusahaan teknologi pertahanan Amerika Serikat bernama SpektreWorks, yang berbasis di Phoenix, Arizona.
Perusahaan ini memang fokus pada pengembangan sistem tanpa awak, termasuk drone untuk latihan militer dan operasi tempur.
Salah satu keunggulan utama LUCAS adalah harganya yang relatif murah. Satu unit drone ini diperkirakan hanya berharga sekitar US$35.000.
Angka tersebut sangat kecil jika dibandingkan dengan rudal jelajah atau bom pintar yang bisa menelan biaya jutaan dolar per unit.
Karena murah dan mudah diproduksi, LUCAS dirancang untuk dipakai secara massal. Kehilangan satu atau puluhan unit tidak dianggap kerugian besar.
Berita Terkait
-
Konflik AS vs Iran Kian Membara, Pemerintah Imbau Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
-
Profil Ayatollah Alireza Arafi, Pemimpin Tertinggi Iran Pengganti Ali Khamenei
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
Perusahaan Maritim dan Kapal Tanker Dunia Umumkan Stop Operasi di Selat Hormuz
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
5 HP Infinix dengan Kamera 0,5 Mirip iPhone, Harga Rp3 Jutaan
-
Turnamen Esports Berbasis Cyber Security Resmi Diumumkan
-
27 Kode Redeem FC Mobile 16 April 2026, Ambil Kompensasi Bug Sekarang
-
42 Kode Redeem FF Free Fire Spesial Diskon 16 April 2026, Cek Bocoran MP40 Cobra Rilis Lagi
-
5 Smartwatch dengan Desain Kekinian, Tak Jadul, dan Fitur Lengkap Buat Gen Z Aktif
-
Honor Uji HP Baru dengan Baterai 11.000 mAh, Terbesar di Kelasnya
-
Tak Semahal Anggaran Pemkab Blora, Segini Harga CapCut dan Canva Pro 2026
-
Gunakan Chipset Unisoc T8300, Berapa Skor AnTuTu Redmi R70 5G?
-
Indonesia Penghasil Gas, Kenapa Masih Butuh Impor LPG? Ternyata Begini Penjabarannya
-
Redmi R70 dan R70m Debut dengan Baterai Jumbo, Andalkan Chipset Unisoc