Justru, dari sudut pandang strategi perang, drone murah ini memaksa lawan menghabiskan senjata pertahanan yang jauh lebih mahal.
Peran AI dalam Drone LUCAS
Hal yang membuat LUCAS lebih berbahaya dibanding drone kamikaze generasi lama adalah penggunaan kecerdasan buatan (AI).
Drone ini tidak sepenuhnya bergantung pada kendali manusia. Setelah diluncurkan, LUCAS mampu mengambil keputusan sendiri berdasarkan situasi di medan perang.
Jika satu drone ditembak jatuh, drone lain dalam kawanan bisa secara otomatis menyesuaikan rute dan membagi ulang target.
Dengan sistem ini, serangan tetap berjalan meski sebagian unit berhasil dihancurkan. Inilah yang membuat pertahanan udara lawan menjadi sangat kewalahan.
Kecerdasan buatan juga memungkinkan LUCAS melakukan serangan terkoordinasi dalam pola kawanan (swarm attack). Dalam praktiknya, ratusan drone bisa menyerang dari berbagai arah dan ketinggian sekaligus.
Strategi ini membuat sistem radar dan rudal pertahanan udara sulit menentukan ancaman mana yang harus dihadapi lebih dulu.
Demikianlah penjelasan lengkap terkait apa itu teknologi drone Lucas yang dipakai AS dan Israel menyerang Iran.
Baca Juga: Benarkah Perang Iran vs Israel Pertanda Turunnya Dajjal? Tanda-Tanda Ini Picu Spekulasi
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
-
Konflik AS vs Iran Kian Membara, Pemerintah Imbau Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
-
Profil Ayatollah Alireza Arafi, Pemimpin Tertinggi Iran Pengganti Ali Khamenei
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
Perusahaan Maritim dan Kapal Tanker Dunia Umumkan Stop Operasi di Selat Hormuz
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra, Mana yang Cocok untuk Anda?
-
Dolar Melejit, Ini 5 HP Paling Worth It di 2026: Ada yang Cuma Rp1 Jutaan
-
Update Harga HP Baru Rilisan 2026 dari Berbagai Merek, Mulai Rp1 Jutaan
-
23 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Mei 2026: Spesial Akhir Pekan Banjir Rank Up Koin
-
38 Kode Redeem FF Terbaru 31 Mei 2026: Klaim Cepat SG2 Golden dan MP40 Cobra
-
Terpopuler: HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik, Fenomena Langka Blue Moon pada 31 Mei 2026
-
Snapdragon C Resmi Diumumkan, Prosesor Baru Qualcomm untuk Laptop Murah, Baterai Tahan Seharian
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
-
Deretan Fitur Ugreen EchoBuds Magic, Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya
-
Asus TUF Gaming F16 dan A16 Resmi Pakai RTX 50-Series, Tangguh Berstandar Militer