- Motorola mengakui kelangkaan chipset global memicu kenaikan harga perangkat elektronik yang berdampak pada seluruh industri teknologi di Indonesia.
- Dukungan rantai pasok Lenovo yang luas membuat Motorola belum merasakan dampak signifikan dari krisis pasokan komponen global saat ini.
- Prioritas distribusi chip untuk industri kecerdasan buatan menyebabkan Motorola tetap mempertimbangkan penyesuaian harga perangkat demi menjaga stabilitas pasar.
Suara.com - Motorola memberikan respons terkait kenaikan harga gadget yang dipicu oleh kelangkaan chip global. Brand yang berada di bawah naungan Lenovo ini menegaskan bahwa masalah supply chain memang nyata dan dirasakan oleh seluruh industri teknologi, termasuk di Indonesia.
Country Head Motorola Indonesia, Bagus Prasetyo mengakui bahwa kondisi pasar saat ini sedang menghadapi tekanan besar akibat keterbatasan pasokan komponen, terutama chipset yang menjadi otak utama perangkat elektronik.
“Motorola melihat masalah yang ada, kenaikan harga akibat kelangkaan supply ini merupakan masalah yang real di pasar dan dihadapi setiap brand di Indonesia,” ujarnya dalam peluncuran Motorla Edge 70 Fusion dan Motorola Signature di Jakarta, Senin (21/4/2026).
Meski demikian, dia menyebut, posisi Motorola relatif lebih kuat dibandingkan sebagian kompetitor. Hal ini tidak lepas dari dukungan ekosistem besar Lenovo yang memiliki lini bisnis luas di sektor teknologi, mulai dari server, laptop, hingga manufaktur skala global.
“Motorola adalah bagian dari Lenovo yang memiliki support sangat kuat, sehingga supply bisa kami dapatkan dari satu grup besar,” lanjutnya.
Dengan kekuatan rantai pasok tersebut, Bagus mengungkapkan bahwa Motorola belum merasakan dampak signifikan dari krisis chip yang melanda industri global. Namun, perusahaan tetap membuka kemungkinan adanya penyesuaian harga perangkat dari waktu ke waktu.
“Sejauh ini kami belum merasakan dampak langsung dari berkurangnya supply, tapi kami tidak menampik bahwa penyesuaian harga tetap dilakukan mengikuti kondisi pasar,” katanya.
Motorola juga menyoroti bahwa saat ini prioritas distribusi chip global lebih banyak dialokasikan ke industri kecerdasan buatan (AI), yang sedang berkembang pesat. Hal ini secara tidak langsung memengaruhi ketersediaan komponen untuk sektor lain, termasuk gadget konsumen.
“Saat ini prioritas supply chain ada di industri AI, sehingga industri lain akan menyesuaikan dengan kondisi pasar yang ada,” imbuh Bagus.
Baca Juga: Motorola Edge 70 Fusion dan Signature Resmi di Indonesia, Andalkan Kamera DXOMARK dan AI Canggih
Situasi ini membuat produsen gadget harus lebih adaptif dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan produk di pasar.
Motorola sendiri menegaskan akan terus memantau perkembangan dan menyesuaikan strategi agar tetap kompetitif di tengah tantangan global.
Berita Terkait
-
Lowongan Talenta AI Makin Diburu, Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikut IndonesiaNEXT 2026
-
LG Pamer Teknologi Zero Labour di InnoFest 2026, Rumah Pintar Serba Otomatis
-
Motorola Edge 70 Pro Siap Rilis, Dukung Zoom Optik 3.5X dan Baterai Jumbo
-
Robot Vacuum dan AI Jadi Tren, LG Bidik Lonjakan Permintaan Smart Cleaning di Indonesia
-
Lintasarta Andalkan AI Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran 2026: Pemulihan Jaringan Lebih Cepat 60%
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Konservasi Candi Borobudur Memanfaatkan Teknologi Drone 360 Spasial
-
Daftar HP iPhone dan Android yang Sudah Tak Bisa Lagi Pakai WhatsApp Mulai Juni 2026
-
Daftar Harga iPhone Juni 2026: Ada yang Turun sampai Rp700 Ribu
-
Apa Perbedaan Telephoto dan Optical Zoom? Sering Diunggulkan pada Spesifikasi Kamera HP
-
Bocoran Galaxy Z Flip 8: Snapdragon untuk AS, Exynos untuk Eropa dan Asia
-
eSIM iPhone: cara aktifkan di semua model dari iPhone XS sampai iPhone 17
-
8 HP Midrange Terbaru 2026 Paling Kencang: RAM 12 GB hingga Baterai 9020 mAh
-
Teknologi Mobile X-Ray Fujifilm Bantu Pemulihan Layanan Kesehatan di Aceh Pascabanjir
-
3 iPhone Paling Laris di Dunia Awal 2026, Nomor 1 Bukan Pro Max
-
51 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 5 Juni 2026: Borong Permata Buat Buru R9 dan Gullit 120