- Dalam rangka Hari Lingkungan Hidup 2026, Telkomsel mempertegas komitmen bisnis berkelanjutan melalui strategi pilar Jaga Cita, Data, dan Bumi.
- Telkomsel memperluas jangkauan layanan digital ke pelosok desa serta memperkuat tata kelola keamanan data pelanggan sesuai standar internasional.
- Perusahaan mengurangi emisi karbon melalui penggunaan energi terbarukan pada 361 BTS dan melakukan pengelolaan limbah elektronik secara berkelanjutan.
Melalui pilar Jaga Cita, Telkomsel terus memperluas akses digital bagi masyarakat Indonesia.
Sepanjang 2025, Telkomsel tercatat melayani 156,1 juta pelanggan seluler dan 10,3 juta pelanggan IndiHome segmen rumah tangga.
Layanan tersebut didukung oleh lebih dari 293 ribu BTS yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk menjangkau lebih dari 360 desa yang sebelumnya masuk kategori blank spot.
Selain memperluas konektivitas, Telkomsel juga aktif membangun kapasitas sumber daya manusia digital melalui berbagai program pengembangan yang telah menjangkau sekitar 90 ribu pelajar, pelaku UMKM, komunitas, hingga talenta muda.
Di internal perusahaan, peningkatan kompetensi di bidang kecerdasan buatan (AI), keamanan siber, dan data science juga terus diperkuat guna mendukung transformasi digital yang berkelanjutan.
Keamanan Data Jadi Prioritas
Di era digital, perlindungan data menjadi salah satu faktor utama yang menentukan kepercayaan pelanggan.
Melalui pilar Jaga Data, Telkomsel memperkuat tata kelola keamanan informasi dengan mengadopsi berbagai standar internasional, termasuk ISO 27001, ISO 27701, dan ISO 25010.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan data pelanggan sekaligus meningkatkan ketahanan sistem terhadap ancaman siber yang terus berkembang.
Baca Juga: Kulkas Pintar dengan Teknologi Antibakteri 99,9 Persen, Haier Horizon Resmi Diluncurkan
361 BTS Sudah Gunakan Energi Terbarukan
Komitmen keberlanjutan Telkomsel juga diwujudkan melalui pilar Jaga Bumi yang berfokus pada pengurangan emisi karbon dan pengelolaan lingkungan.
Hingga akhir 2025, sebanyak 361 BTS Telkomsel telah menggunakan sumber energi terbarukan seperti panel surya dan mikrohidro.
Perusahaan juga melaporkan bahwa seluruh limbah elektronik yang dihasilkan telah dikelola melalui skema recycle, reuse, dan refurbish.
Selain itu, 100 persen kemasan kartu SIM Telkomsel kini telah menggunakan material berbahan kertas yang lebih ramah lingkungan.
Upaya pengurangan jejak karbon turut diperkuat melalui program penanaman lebih dari 12 ribu pohon mangrove sepanjang 2025.
Distribusi Nilai Ekonomi untuk Ekosistem Nasional
Selain fokus pada aspek lingkungan, Telkomsel juga menciptakan dampak ekonomi yang luas.
Sepanjang 2025, sekitar 83 persen dari total pendapatan perusahaan didistribusikan kembali kepada pemerintah, pemegang saham, pemasok dalam rantai pasok, dan karyawan.
Kontribusi tersebut turut didukung oleh lebih dari 235 ribu mitra outlet ritel yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan berperan dalam membuka peluang ekonomi di tingkat lokal.
Dukung Target Net Zero 2060
Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam, menegaskan bahwa keberhasilan bisnis berkelanjutan membutuhkan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan.
"Perjalanan menuju bisnis berkelanjutan hanya bisa dijalankan melalui kolaborasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan. Telkomsel ingin terus mendorong kolaborasi agar kita bisa bergerak bersama menciptakan dampak nyata bagi Indonesia," ujarnya.
Ia berharap Telkomsel dapat menjadi inspirasi dalam membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.
"Kami berharap dapat menjadi teladan, katalis, dan sumber inspirasi dalam menjaga bumi, membangun generasi masa depan yang lebih berkelanjutan," tutup Wong Soon Nam.
Ke depan, Telkomsel akan terus memperkuat implementasi strategi keberlanjutan yang sejalan dengan program GoZero Telkom Group, sekaligus mendukung target pengurangan emisi nasional menuju Net Zero Emission 2060.
Berita Terkait
-
Terpopuler: HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik, Fenomena Langka Blue Moon pada 31 Mei 2026
-
Cara Nonton Piala Dunia 2026 di MAXStream TV, Telkomsel dan TVRI Sediakan Akses Gratis
-
LG Bawa Tren Housewarming Ala Korea ke Indonesia, Pamer Teknologi AI Rumah Tangga Super Canggih
-
Telkomsel Catat Laba Rp19,7 Triliun di 2025, Fokus Perkuat AI dan Ekosistem Digital Indonesia
-
Teknologi LiDAR 4D Terbaru Diklaim Tingkatkan Akurasi Robot dan Kendaraan Otonom
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
SheHacks dan AI Jadi Kunci UMKM Perempuan Indonesia Naik Kelas di Era Digital
-
Game Silent Hill: Townfall Meluncur 24 September 2026 ke PS5 hingga PC
-
Turnamen Yu-Gi-Oh! World Championship 2026 Resmi Dimulai, Tebar Hadiah Gratis
-
Pertolongan Pertama HP Kemasukan Air, Lakukan 7 Langkah Ini agar Tidak Mati Total
-
5 HP Android dengan Desain Kamera Boba 3 Mirip iPhone Seri Pro, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Rekomendasi Google TV Murah, Harga Mulai 1 Jutaan Fitur Premium
-
5 HP Snapdragon 8 Gen 5 Terbaik 2026, Performa Monster untuk Gaming hingga Fotografi
-
7 HP OPPO RAM 8GB Terbaru 2026, Baterai Jumbo hingga Layar AMOLED
-
Konservasi Candi Borobudur Memanfaatkan Teknologi Drone 360 Spasial
-
Daftar HP iPhone dan Android yang Sudah Tak Bisa Lagi Pakai WhatsApp Mulai Juni 2026