- Fosil tulang bayi T. Rex membuktikan mereka mampu berburu setelah menetas.
- Tulang bayi T. Rex menunjukkan adanya struktur pergerakan cepat dari sarang.
- Induk bayi T. Rex menerapkan pola asuh minim namun menjaga sarang.
Pola Asuh Induk Tyrannosaurus
Kemampuan berburu sejak lahir ini juga memberikan gambaran baru mengenai pola asuh yang diterapkan oleh T. Rex dewasa. Para ilmuwan menyimpulkan bahwa dinosaurus karnivora raksasa ini kemungkinan besar menetaskan 15 hingga 30 butir telur sekaligus.
Jumlah telur yang diproduksi sekaligus biasanya menjadi indikator kuat tentang bagaimana suatu spesies merawat keturunannya di alam liar.
"Karena hewan memiliki keterbatasan dalam apa yang bisa mereka investasikan untuk generasi berikutnya, mereka bisa memilih untuk punya banyak anak, atau menginvestasikan banyak perhatian pada sedikit anak, tapi tidak keduanya," jelas Longrich.
Longrich menyebut bahwa ukuran tubuh bayi T. Rex yang kecil saat lahir menunjukkan preferensi strategi reproduksi mereka secara evolusioner.
"Ukuran tubuh tyrannosaurus yang relatif kecil saat lahir menunjukkan mereka memilih strategi pertama, yaitu punya banyak anak dengan pola asuh yang minim," tambahnya.
Meski polanya tergolong minim, investasi perlindungan dari induk tidak sepenuhnya absen pada fase awal kehidupan dinosaurus mematikan ini.
Snively menjelaskan bahwa sang induk tetap memberikan pengawasan yang cukup signifikan terhadap area sarang dan keturunannya.
"Kemungkinan besar ada cukup banyak investasi dari induk, seperti menjaga sarang dan membimbing anak-anaknya untuk sementara waktu, seperti pada buaya dan burung darat besar seperti burung unta," urai Snively.
Baca Juga: Fosil Tyrannosaurus Rex Gus Jadi Rebutan Miliarder dan Ilmuwan, Harganya Tembus Jutaan Dolar AS
"Namun bayi-bayi ini bisa menjaga diri mereka sendiri segera setelah menetas." lanjutnya.
Nilai Tinggi Fosil Spesimen Langka
Penemuan spesimen bayi T. Rex ini memberikan wawasan tak ternilai, mengingat tingkat kelangkaannya yang sangat ekstrem di dunia paleontologi.
Sebagian besar anak dinosaurus pemakan daging ini diperkirakan mati sebelum mencapai usia reproduktif sehingga jasadnya sangat jarang memfosil.
Fosil bersejarah ini ditemukan dari koleksi yang sudah ada, sehingga peneliti menduga masih banyak tulang serupa yang belum teridentifikasi.
Sebagai perbandingan nyata, kerangka Tyrannosaurus Rex dewasa belum lama ini berhasil terjual dengan harga fantastis mencapai sekitar Rp 800 miliar.
Mengingat tingkat kelangkaannya yang jauh lebih tinggi, harga fosil bayi predator ini diprediksi bisa memancing nilai yang lebih fenomenal.
Penelitian ilmiah ini turut mendeskripsikan tulang dari bayi Gorgosaurus libratus yang hidup pada era prasejarah yang sama.
Kedua spesies ini diperkirakan memiliki bobot yang hampir sama ketika menetas, meski ukuran Gorgosaurus dewasa nantinya jauh lebih kecil dari T. Rex.
Berbeda dengan T. Rex, spesies Gorgosaurus diperkirakan hanya bertelur sekitar 15 butir dengan pola asuh yang sedikit lebih mirip burung modern.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Produksi XO, Kitty Season 4 Belum Dapat Lampu Hijau, Berakhir Lewat Film?
-
Hapus Kutukan Blank Spot: Mandat 5G dan Internet Cepat di Tangan Pemenang Seleksi Frekuensi Komdigi
-
Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia
-
Mengungkap Pesan Moral Kidung Natal: Perjalanan dari Kikir Menjadi Dermawan
-
Kejar Status Eksportir Terbesar Dunia, Pemerintah Bakal Ubah 40.000 Desa Jadi Sentra Perikanan Darat
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan dan Kemakmuran Hari Ini 22 Juli 2026
-
Teman Berbulu di Transportasi Umum, Kebahagiaan Kecil di Setiap Perjalanan
-
Batu Bara Masih Perkasa, Devisa Ekspor Semester I Tembus Rp268 Triliun
-
Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu
-
Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!