- A10 Networks akan merilis platform A10 AI Gateway pada kuartal IV 2026 untuk mengelola penggunaan AI secara terpusat.
- Platform tersebut mampu melacak biaya secara real-time dan mengatur akses pengguna berdasarkan kebutuhan serta anggaran perusahaan.
- A10 AI Gateway dapat diterapkan di berbagai lingkungan perusahaan dan terintegrasi dengan sistem keamanan AI yang komprehensif.
Integrasi tersebut ditujukan untuk memberikan perlindungan sepanjang siklus penggunaan AI, mulai dari pengujian sebelum penerapan hingga perlindungan saat sistem berjalan.
Presiden dan CEO A10 Networks, Dhrupad Trivedi mengatakan, perusahaan saat ini dituntut bergerak cepat dalam mengadopsi AI, tetapi tetap harus menjaga kendali terhadap penggunaannya.
“Penggunaan AI menyebar lebih cepat daripada kemampuan tim untuk mengidentifikasi, mengatur, atau mengamankannya, sehingga meningkatkan biaya dan tidak ada satu tempat pun untuk menetapkan aturan,” kata Trivedi dalam keterangan resminya, Senin (21/9/2026).
Menurutnya, A10 AI Gateway dirancang agar perusahaan memiliki satu platform untuk memantau penggunaan AI, mengatur akses terhadap model, sekaligus mencocokkan permintaan dengan model yang sesuai berdasarkan kebutuhan dan biaya.
Dengan A10 AI Gateway, A10 menempatkan pengelolaan AI bukan lagi sekadar persoalan memilih model terbaik, tetapi juga bagaimana perusahaan mengendalikan akses, biaya, keamanan, dan penggunaan AI dalam satu sistem.