- Nuraini Farida dari Jawa Timur menjuarai Kompetisi Desain Batik 2026 yang diadakan ShopeePay dan SPayLater pada November 2026.
- Karya berjudul Batik Kalantara menggambarkan evolusi perdagangan dari pasar tradisional hingga era transaksi digital secara visual.
- Desain pemenang tersebut akan diproduksi oleh UMKM serta perajin lokal untuk dijadikan pakaian identitas perusahaan.
Desain Pemenang Akan Diproduksi Perajin Batik Lokal
Setelah kompetisi berakhir, ShopeePay dan SPayLater akan bekerja sama dengan UMKM serta perajin batik lokal untuk menyempurnakan dan memproduksi desain juara pertama.
Batik Kalantara nantinya akan digunakan untuk kebutuhan internal perusahaan, termasuk sebagai pakaian perusahaan.
Presiden Direktur ShopeePay Indonesia, Eka Nilam Dari, mengatakan setiap motif batik menyimpan cerita yang dapat disampaikan melalui perspektif kreatif masing-masing.
Menurutnya, keterlibatan perajin lokal dalam mewujudkan desain pemenang menjadi bagian penting dari inisiatif tersebut. Kolaborasi ini juga diharapkan membuka kesempatan bagi pelaku UMKM dan perajin untuk memperlihatkan keterampilan mereka.
Melalui kompetisi 'Corak Cerita Nusantara', ShopeePay dan SPayLater ingin mendorong kreativitas lokal sekaligus mempertemukan gagasan desainer dengan keterampilan perajin batik.
Inisiatif ini juga menjadi salah satu cara mengangkat perubahan kehidupan masyarakat, termasuk perkembangan perdagangan dan transaksi digital, ke dalam karya yang tetap berakar pada budaya Indonesia.