Suara.com - Indonesia telah mengenal budaya "Warteg" sejak 50 tahun lalu. Sesuai dengan market analysis, sebanyak 34.725 warteg bertebaran di sekitar Jabodetabek. Meski begitu, warteg selama ini identik dengan kalangan tertentu, lantaran banyaknya stigma seputar warteg, di antaranya terkait masalah kenyamanan, kebersihan, dan kualitas makanan.
Nah, seiring perkembangan zaman, warteg masa kini pun semakin berbenah, meninggalkan kesan tak higienis yang sempat lekat dengannya. Adalah Sour Sally, yang selama ini dikenal dengan produk frozen yogurt, memperkenalkan Wowteg yang merupakan kependekan dari 'Warteg yang Wow' sebagai brand ke-4 miliknya.
Brand yang memiliki lebih dari 11 tahun pengalaman di dunia F&B franchise ini melakukan prelaunch Wowteg di acara SIAL Interfood pada tanggal Rabu (13/11/2019) di Jakarta International Expo Kemayoran.
"WOWTEG merupakan sebuah bisnis yang besar, karena bukan hanya bisnis yang tren sesaat, karena makan di warteg telah menjadi budaya keseharian orang Indonesia," ujar Donny Pramono kepada awak media.
Reporter/Video Editor: Aflaha Rizal/Dewi Yuliantini
Berita Terkait
-
Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka
-
Harga LPG dan BBM Nonsubsidi Naik dan Porsi Makan Kita yang Kian Mungil
-
Harga LPG Nonsubsidi Melonjak, Warteg Bingung: Kurangi Porsi atau Naikkan Harga?
-
Harga LPG Nonsubsidi Naik, Pengusaha Warteg Menjerit
-
Petaka Goreng Kentang: Pemilik Ketiduran, Warteg di Fatmawati Ludes Diamuk Api!
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Seruan Boikot Naykilla, Buntut Terang-terangan Dukung LGBT
-
Purbaya Buka Suara Rupiah Anjlok ke Rp 17.600: Belum Resesi, Nggak Usah Khawatir!
-
Kemenlu Ungkap Kondisi Kru WNI Korban Pembajakan di Somalia
-
Satu Dituntut 18 Tahun, Satu Kabur ke Australia: Beda Nasib Nadiem dan Jurist Tan
-
BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Nasib Ahmad Syahri di Ujung Tanduk, Terancam Dipecat dari DPRD Jember
-
Prabowo soal Rupiah Jeblok: Orang Desa Gak Pakai Dolar Kok!
-
The Padel Studio Hadirkan Court Kelas Dunia Pertama di Indonesia
-
Sederet Dampak Rupiah Melemah pada Harga Sembako untuk Kebutuhan Sehari-hari
-
Pastikan MBG Berlanjut, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat!