Suara.com - Asuransi kesehatan kini jadi satu program yang patut dipertimbangkan untuk diikuti, mengingat kita tidak bisa menebak apa yang akan terjadi dikemudian hari seperti sakit, kecelakaan hingga berakibat kematian.
Nah, jika pemerintah sudah punya program asuransi wajibnya seperti Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Tapi ada juga asuransi yang disedikan pihak swasta.
Pertanyaanya, lebih baik mana mengikuti BPJS Kesehatan atau asuransi dari swasta yang bekerja secara berkala? Jawabannya lebih baik didaftarakan dua-duanya.
"Kalau saya ada kelebihan dua-duanya aja, kaya dibilang tadi, kita sakit ditanggung pemerintah, tapi dalam fase kita sakit. Bisa jadi 1 bulan 2 bulan, kita kehilangan pekerjaan kita, kalau kita pegawai, atau kita tidak bisa produktif, kalau pakai asuransi seperti ini. Ada yang mengcover ketidakproduktifitas kita," ujar dr. Rizal Alaydrus dalam acara peluncuran AXA Critical Elite Solution di The Maj Senayan, Jakart Selatan, Rabu (11/12/2019).
Video Editor: Fatikha Rizky Asteria N
Berita Terkait
-
BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani
-
Dompet Menipis Usai Lebaran? Sequis Life Dorong Reset Keuangan dan Kesehatan
-
5 Cara Cek Tunggakan BPJS Kesehatan Terbaru 2026 secara Online
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Pasokan Bahan Baku Pupuk Kimia Berpotensi Terancam
-
Seskab Teddy Ungkap Hasil Lawatan Prabowo: Rp575 Triliun Komitmen Bisnis
-
Jokowi Telepon MBS, Tanya Kapan Perang Iran Selesai: Dijawab Gak Jelas
-
Viral Kereta Whoosh Berhenti di Kopo Bandung Gara-gara Ada Seng Nyangkut
-
Fahri Hamzah Merespons Pernyataan Saiful Mujani Soal 'Jatuhkan Prabowo'
-
7 Fakta Kasus Amsal Sitepu yang Divonis Bebas
-
Erika Carlina Emosi Okin Jual Rumah Rachel Vennya: Parah Lu Ya!
-
Menolak Punah: Film Dokumenter Dandhy Laksono Ungkap Ancaman Mikroplastik dari Pakaian
-
Dituduh Danai Isu Ijazah Jokowi, Jusuf Kalla Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Makna Paskah dalam Kehidupan: Lebih dari Sekadar Perayaan