Suara.com - Pemprov DKI Jakarta meruntuhkan Gedung Graha Bhakti Budaya sebagai proses revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) di Menteng, Jakarta Pusat. Proyek yang dikerjakan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) itu memasuki tahap II.
Salah satu yang diratakan adalah Galeri Buku Bengkel Deklamasi.
Seniman senior Taman Ismail Marzuki, Jose Rizal Manua, bercerita kisah Galeri Buku Bengkel Deklamasi dimulai sejak 1996, saat itu ia bersama penyair WS Rendra menjadi orang yang memperjuangkan pendirian toko buku sastra dan budaya di TIM.
Sepulang dari Amerika, mereka langsung bertemu dengan Gubernur DKI saat itu, Jenderal TNI Soerjadi Soedirdja untuk mengajukan pembangunan Galeri Buku Bengkel Deklamasi.
Kini, galeri buku yang sudah berusia 24 tahun itu diruntuhkan bersama Graha Bhakti Budaya, untuk sementara Galeri Buku Bengkel Deklamasi dipindahkan ke gedung Perpustakaan Umum Daerah DKI yang masih satu kompleks di TIM. Selengkapnya, tonton dalam video ini
Video Editor: Dewi Yuliantini
Berita Terkait
-
Terhalang Mendung dan Hujan, Warga di TIM Saksikan Gerhana Bulan via Streaming
-
Chicago The Musical: Angkat Politik Citra, Uang, dan Kekuasaan ke Panggung Jakarta
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Jadi Magnet Liburan, Puluhan Ribu Pengunjung Serbu Planetarium TIM Selama Libur Nataru
-
Pengelola Planetarium Peringatkan Bahaya Jastip Tiket, Data Pribadi Terancam dan Tiket Bisa Batal
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Di Balik Soundtrack Film 402: Rumah Sakit Angker Korea, Ada Sisipan Notasi 'Laa Ilaha Illallah'
-
Jaksa Agung: Kami Tak Bisa Dipisahkan dengan Polri, Sejak Dulu Kami Begini
-
Bukan Sekadar Jump Scare, Film Munafik: Melawan Iblis Janjikan Teror yang Berbeda!
-
Gabung Persebaya, Striker Timnas Ramadhan Sananta Kembali Asah Naluri
-
Bertemu Jaksa Agung, Kapolri Pastikan Polisi dan Kejaksaan Tak Ada Masalah!
-
Komisi III Klaim Hoaks DPR Menolak RUU Perampasan Aset: Gaspol Pakai Turbo!
-
Tak Perlu ke Papua, Malang Punya Destinasi Cantik Bak Raja Ampat
-
Punya Brankas Isi Rp7,3 Miliar, Video Bupati Sukoharjo Etik Suryani 'Ingat Akhirat' Viral Lagi
-
Menteri Bahlil Cerita Lobi-lobi BBM di Afrika: Ada Untungnya Juga Jadi Bolu Ketan
-
Rejo Andoyo: Pahlawan Senyap Penjaga Listrik Mandiri di Desa Kedungrong Kulon Progo DIY