- Kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) didatangi 67.198 pengunjung selama libur sekolah dan Nataru.
- Teater Bintang Planetarium Jakarta menarik perhatian besar, mencatatkan lebih dari 5.500 pengunjung yang tiketnya ludes.
- Peningkatan kunjungan mengindikasikan kuatnya daya tarik wisata edukasi sains berteknologi terbaru di Jakarta.
Suara.com - Ribuan warga Jakarta dan sekitarnya memadati kawasan Teater Bintang Planetarium Taman Ismail Marzuki (TIM) selama periode libur sekolah serta Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Tercatat sebanyak 67.198 pengunjung melakukan berbagai aktivitas di kawasan pusat seni dan budaya kebanggaan Ibu Kota tersebut selama masa liburan berlangsung.
Teater Bintang Planetarium Jakarta menjadi magnet utama yang menyedot perhatian publik dengan mencatatkan lebih dari 5.500 pengunjung.
Antusiasme masyarakat terlihat sangat masif karena tiket pertunjukan secara konsisten ludes terjual, baik melalui kanal daring maupun pembelian langsung di lokasi.
Guna menjaga ketertiban dan keadilan akses, pihak pengelola menerapkan skema kuota tiket sebesar 50 persen secara daring lewat Loket.com dan 50 persen melalui sistem on the spot.
Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda), Iwan Takwin, menyebut lonjakan kunjungan ini sebagai indikator kuatnya perubahan preferensi wisata masyarakat perkotaan saat ini.
"Lonjakan angka kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa ruang-ruang edukasi sains, seni, dan budaya masih menjadi magnet utama bagi warga Jakarta maupun wisatawan domestik dari wilayah sekitar. Keberhasilan ini mempertegas posisi Taman Ismail Marzuki sebagai ruang publik strategis dalam mendukung transformasi Jakarta menuju kota global berbasis budaya dan pengetahuan," ujar Iwan dalam keterangan tertulis, Rabu (7/1/2026).
Menurut Iwan, tingginya minat masyarakat terhadap Planetarium Jakarta mencerminkan prioritas keluarga dan pelajar yang kini lebih memilih pengalaman belajar interaktif.
“Angka lebih dari 5.500 pengunjung Planetarium Jakarta bukan sekadar statistik, melainkan indikator bahwa wisata edukasi memiliki daya pikat yang sangat kuat dalam mendorong pariwisata Jakarta yang berkualitas. Fasilitas seperti Planetarium TIM memainkan peran krusial sebagai jembatan literasi sains yang dapat diakses oleh masyarakat luas,” lanjutnya.
Baca Juga: Kapasitas Terbatas, Pramono Anung Buka Peluang Tambah Jadwal Pertunjukan di Planetarium TIM
Saat ini, Teater Bintang Planetarium Jakarta telah dipersenjatai dengan teknologi proyeksi langit terbaru yang diklaim sejajar dengan planetarium di kota-kota besar internasional.
Pembaruan teknologi ini mencakup sistem visualisasi astronomi digital serta simulasi tata surya berbasis data sains terkini untuk memberikan pengalaman imersif bagi para pengunjung.
Ke depan, fasilitas edukasi ini akan semakin canggih dengan rencana kehadiran AI Virtual Host yang berfungsi sebagai pemandu digital berbasis kecerdasan buatan.
Representasi figur Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta rencananya akan digunakan sebagai persona pemandu digital tersebut sebagai simbol dukungan terhadap inovasi teknologi.
Berita Terkait
-
Kapasitas Terbatas, Pramono Anung Buka Peluang Tambah Jadwal Pertunjukan di Planetarium TIM
-
Demi Kenyamanan, Planetarium Jakarta Tak Tambah Kuota Penonton Meski Kunjungan Membeludak
-
Pengelola Planetarium Peringatkan Bahaya Jastip Tiket, Data Pribadi Terancam dan Tiket Bisa Batal
-
Diserbu Pengunjung Libur Tahun Baru, Tiket Teater Bintang Planetarium Jakarta Ludes
-
Tiket Kerap Ludes, TIM Umumkan Jadwal Pertunjukan dan Jam Buka Loket Planetarium Terbaru
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak