News / Metropolitan
Minggu, 04 Januari 2026 | 16:47 WIB
Sejumlah pengunjung antre untuk mendapatkan tiket masuk ke Planetarium Jakarta di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta, Kamis (25/12/2025). [Antara/Bayu Pratama S/nym]
Baca 10 detik
  • Pengelola Planetarium imbau masyarakat tidak gunakan jasa titip (jastip) tiket.
  • Penggunaan jastip berisiko karena harus membagikan data pribadi seperti KTP.
  • Tiket dari jastip akan dibatalkan karena ada verifikasi identitas di lokasi.

Suara.com - Pengelola Planetarium Jakarta mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan jasa titip (jastip) atau calo dalam membeli tiket pertunjukan Teater Bintang. Langkah ini diambil untuk melindungi data pribadi pengunjung dan memberantas praktik percaloan.

Head of SBU Taman Ismail Marzuki, Anya Aprilia Christiana, menjelaskan bahwa pembelian tiket melalui jastip sangat berisiko.

Menurut Anya, praktik jastip mengharuskan calon pembeli menyerahkan data pribadi sensitif seperti KTP, alamat email, dan nomor telepon kepada pihak yang tidak dikenal.

“Kami justru mengimbau masyarakat tidak melakukan transaksi seperti itu karena bahaya sekali. Data-data ini berpindah tangan ke pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Anya di Jakarta, Minggu (4/1/2026).

Ia menambahkan, platform penjualan tiket online resmi sebenarnya sudah dilengkapi sistem untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan dari calo atau bot.

Verifikasi Berlapis dan Sanksi Tegas

Selain risiko data, Anya menegaskan bahwa tiket yang dibeli melalui jastip atau calo tidak akan bisa digunakan. Pihak Planetarium memberlakukan sistem verifikasi berlapis di pintu masuk.

"Kami pastikan nama di sistem dengan nama orang yang datang dan jumlah orangnya itu harus sama," ucapnya.

Jika ditemukan adanya indikasi pembelian melalui transaksi tidak resmi, pengelola tidak akan segan untuk mengambil tindakan tegas.

Baca Juga: Diserbu Pengunjung Libur Tahun Baru, Tiket Teater Bintang Planetarium Jakarta Ludes

“Kalau ada indikasi dan kami temukan transaksi tidak resmi seperti itu, otomatis tiketnya langsung kami batalkan,” pungkas Anya.

Load More