- Pengelola Planetarium imbau masyarakat tidak gunakan jasa titip (jastip) tiket.
- Penggunaan jastip berisiko karena harus membagikan data pribadi seperti KTP.
- Tiket dari jastip akan dibatalkan karena ada verifikasi identitas di lokasi.
Suara.com - Pengelola Planetarium Jakarta mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan jasa titip (jastip) atau calo dalam membeli tiket pertunjukan Teater Bintang. Langkah ini diambil untuk melindungi data pribadi pengunjung dan memberantas praktik percaloan.
Head of SBU Taman Ismail Marzuki, Anya Aprilia Christiana, menjelaskan bahwa pembelian tiket melalui jastip sangat berisiko.
Menurut Anya, praktik jastip mengharuskan calon pembeli menyerahkan data pribadi sensitif seperti KTP, alamat email, dan nomor telepon kepada pihak yang tidak dikenal.
“Kami justru mengimbau masyarakat tidak melakukan transaksi seperti itu karena bahaya sekali. Data-data ini berpindah tangan ke pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Anya di Jakarta, Minggu (4/1/2026).
Ia menambahkan, platform penjualan tiket online resmi sebenarnya sudah dilengkapi sistem untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan dari calo atau bot.
Verifikasi Berlapis dan Sanksi Tegas
Selain risiko data, Anya menegaskan bahwa tiket yang dibeli melalui jastip atau calo tidak akan bisa digunakan. Pihak Planetarium memberlakukan sistem verifikasi berlapis di pintu masuk.
"Kami pastikan nama di sistem dengan nama orang yang datang dan jumlah orangnya itu harus sama," ucapnya.
Jika ditemukan adanya indikasi pembelian melalui transaksi tidak resmi, pengelola tidak akan segan untuk mengambil tindakan tegas.
Baca Juga: Diserbu Pengunjung Libur Tahun Baru, Tiket Teater Bintang Planetarium Jakarta Ludes
“Kalau ada indikasi dan kami temukan transaksi tidak resmi seperti itu, otomatis tiketnya langsung kami batalkan,” pungkas Anya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan
-
Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu
-
ShopeeVIP Gandeng Duolingo, Bikin Belanja Lebih Hemat & Upgrade Diri Lebih Menyenangkan
-
Plot Twist Muse Model Ngaku Dibegal di Jakbar, Hasil Visum: Itu Bisul Meletus
-
Airlangga: Kebijakan DHE dan Ekspor via Danantara Mulai Berlaku 1 Juni 2026
-
Jakarta Dikepung 24 Ribu CCTV, Polda Metro Jaya: Penjahat Tak Punya Ruang Gerak!
-
Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api
-
Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh
-
Eks Gubernur BI Beri Masukan ke Prabowo soal Penanganan Hadapi Krisis
-
Jakarta Barat Kini Berjuluk 'Gotham City', Hardiyanto Kenneth: Saya Jadi Batman!